Kecemasan berbicara dimuka umum remaja panti asuhan ditinjau dari efikasi diri dan dukungan sosial
ALWI, Natsir, Dr. Sugiyanto
2002 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efikasi diri dan dukungan sosial dapat memprediksi kecemasan berbicara di muka umum remaja panti asuhan. Subyek merupakan remaja di tiga panti asuhan di Kota Bandung, yaitu sebanyak 81 orang yaug terdiri atas 47 laki-laki dan 34 perempuan, dalam rentang umur 15 hingga, 19 tahun dan berpendidikan SMTA. Seluruh subyek mengisi tiga quesioner yaitu: Skala Dukungan Sosial, Skala Efikasi Diri dan Skala Kecemasan Berbicara di Muka Umum. Efikasi diri dan dukungan sosial merupakan prediktor bagi kecemasan berbicara di muka umum dengan daya prediksi sebesar 25,3% (R 0,503; p<0,001). Derajat keyakinan yang merupakan dimensi efikasi diri mempunyai korelasi terbesar dengan kecemasan berbicara di muka umum, sedangkan dukuilgan sosial yang signifikan berasal dari teman sepanti.
The purpose of this study was to determine how far self-efficacy, social support could predict the public speaking anxiety of foster cure adolescents. The subjects were recruited from three foster care at Bandung. They were 81 senior high school students, 47 mules and 34 females, 15 to I9 years old. The subjects filled out three questionnaires: the Social Support Scale, the Self-Efficacy Scale, and the Public Speaking Anxiefy Scale. Self-eficacy and social support predicted 25,3% the public speaking anxiety (R = 0,503; p<0,001). Level of belief,’ one of three self-efficacy dimensions, had highest contribution to reduce the public speaking anxiety. In addition peer social support, one of three social support components, had highest contribution to the public speaking anxiety of foster cure adolescents
Kata Kunci : Kecemasan Berbicara,Efikasi Diri, self-efficacy, social support, public speaking anxiety