Laporkan Masalah

Upaya Optimalisasi Pertumbuhan Anak Bawah dua tahun Stunting Melalui Peningkatan Peran Kader Tentang Pola Pengasuhan Di Kulonprogo, Yogyakarta

AKHMADI, Prof. dr. Sunartini, Sp,A(K)., Ph.D.; dr. Mei Neni Sitaresmi, Sp, A(K)., Ph.D.; Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes.

2021 | Disertasi | DOKTOR ILMU KEDOKTERAN DAN KESEHATAN

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi cukup tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Care for Children Development (CCD) merupakan pelatihan yang dikembangkan oleh UNICEF dan WHO untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader dalam pendampingan pada keluarga sebagai upaya untuk menanggulangi masalah pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pelatihan CCD dengan beberapa variasi metode terhadap pengetahuan, sikap, efikasi diri dan orang tua, kualitas interaksi orang tua dan pertumbuhan baduta stunting. Metode: Penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pre-post test control group yang melibatkan 88 orang kader, dan 105 anak bawah dua tahun dan ibunya. Pada kelompok intervensi kader mendapat pelatihan CCD selama dua hari dengan metode demonstrasi dan praktek dan dilanjutkan dengan kunjungan rumah oleh kader didampingi oleh fasilitator setiap hari selama 3 bulan. Pada kelompok kontrol kader mendapat pelatihan singkat CCD selama satu hari dan dilanjutkan dengan pendampingan kepada ibu secara kolektif di balai desa. Pada penelitian ini menggunakan beberapa instrument -instrumen yaitu caregiver knowledge of child development inventory (CKCDI), Care for Child Development (CCD), dan kuesioner sikap, general self-efficacy scale (GSES). Analisis statistik paired t test untuk mengukur pengetahuan, efikasi dan kualitas asuhan. Sementara untuk membandingkan kompetensi kader pada kelompok intervensi dan kontrol dilakukan analisis paired t test untuk melihat peningkatan perkembangan anak sebelum dan setelah dikakukan intervensi. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan, sikap dan efikasi secara signifikan (p<0,05) pada kelompok intervensi kader. Sedangkan pada kelompok kontrol ditemukan terdapat peningkatan pada pengetahuan dan efikasi (p<0,05), namun tidak pada sikap kader. Kelompok intervensi orang tua menunjukkan peningkatan nilai yang signifikan pada pengetahun, sikap, efikasi diri dan kualitas interaksi (p<0,05). Nilai pada semua variabel tersebut lebih tinggi secara signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Setelah pelatihan, terdapat peningkatan yang bermakna pada proporsi status gizi baik pada kedua kelompok. Proporsi perubahan status gizi baik pada kelompok intervensi lebih baik secara bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Pelatihan CCD dengan metode demontrasi dan praktek telah terbukti memberikan hasil yang lebih baik pada variable pengetahuan, sikap, efikasi diri pada kelompok kader dan orang tua maupun status gizi anak baduta stunting.

Introduction: Stunting is a health problem with a high prevalence in the Special Region of Yogyakarta (DIY). Care for Children Development (CCD) is one of the counseling methods developed by UNICEF and WHO to raise skill and knowledge of cadres to assist family to overcome the child growth and development problems. This study aims to find out the outcome of CCD training with several variations of methods on knowledge, attitude, self-efficacy of cadres and parents, quality of parental interaction and under two-year-old growth. Method: This is a quasi-experimental study, using pre-test and post-test approach with a control group and involving several groups of respondents. There were 88 cadres among this group, while 105 parents and under-two-year-old children participated in this research. Variables such as knowledge, attitude, self-efficacy, quality of interaction, and growth were compared before and after CCD training were given. The intervention group was provided with a method of CCD training completely, whereas the control group was delivered CCD Training without demonstrations and practices. The instruments of CKCDI, CCD, GSES were used in this research. The paired t-test analysis was performed to examine the outcome. Result: There was a significant improvement in knowledge, attitude and self- efficacy (p<0.05) of the cadre in the intervention group. Meanwhile, knowledge and self-efficacy in the control group shows the significant increase (p<0.05). On the other hand, the intervention group of parents had significant risen in the attitude, self-efficacy and quality of interaction (p<0.05). The value on all of these variables was significantly higher in the intervention group compared to the control group. The intervention group in child respondents also showed a significantly higher in nutritional status compared to the control group. Conclusion:CCD training with complete method has been proven to give better results on knowledge, attitude, self-efficacy in cadre groups and parents and under two years old children.

Kata Kunci : Stunting, Pelatihan, Care For Children Developmen., Stunting, Training, Care For Children Development

  1. S3-2021-373000-abstract.pdf  
  2. S3-2021-373000-bibliography.pdf  
  3. S3-2021-373000-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2021-373000-title.pdf