Laporkan Masalah

PELAPORAN TERINTEGRASI DAN KUALITAS LABA PADA TAHAP SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN YANG BERBEDA

NUR LIA SARASWATI, Ratna Nurhayati, M.Com., Ph.D

2021 | Tesis | MAGISTER SAINS AKUNTANSI

Pelaporan terintegrasi merupakan suatu bentuk keterbaruan dari sebuah pelaporan perusahaan yang menggabungkan informasi keuangan dan nonkeuangan dalam suatu laporan tunggal, sehingga informasi tentang perusahaan diungkapkan dengan lebih transparan dan komprehensif. Informasi yang diungkapkan dengan lebih transparan dan kompreshensif dapat mereduksi tindakan yang dapat menurunkan kualitas laba. Penelitian ini menguji hubungan antara pelaporan terintegrasi dan kualitas laba. Penelitian ini juga menguji hubungan antara pelaporan terintegrasi dan kualitas laba pada tahap siklus hidup perusahaan yang berbeda. Kualitas laba disetiap perusahaan tidaklah sama karena tingkat masalah agensi (manajemen laba) bervariasi di setiap tahap siklus hidup perusahaan. Dengan demikian, pelaporan terintegrasi dapat meningkatkan kualitas laba perusahaan, namun hal ini tergantung tahap siklus hidup yang dilalui oleh perusahaan. Sampel penelitian ini adalah 67 perusahaan nonkeuangan kawasan Eropa yang secara sukarela menerapkan pelaporan terintegrasi dan sekaligus terdaftar pada basis data Integrated Reporting Examples dari tahun 2016 hingga 2019. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaporan terintegrasi memiliki hubungan yang positif dengan kualitas laba. Hubungan positif antara pelaporan terintegrasi dan kualitas laba lebih kuat terjadi pada perusahaan yang berada pada tahap siklus hidup introduction dan growth dibandingkan dengan perusahaan yang berada pada tahap siklus hidup mature.

Integrated reporting is an updated form of corporate reporting that combines financial and non-financial information in a single report, so that information about the company is disclosed more transparently and comprehensively. Information that is disclosed more transparently and comprehensively can reduce actions that can reduce earnings quality. This study examines the relationship between integrated reporting and earnings quality. This study also examines the relationship between integrated reporting and earnings quality at different stages of the company's life cycle. The quality of earnings in each company is not the same because the level of agency problems (earnings management) varies at each stage of the company's life cycle. Thus, integrated reporting can improve the quality of the company's earnings, but this depends on the stage of the life cycle that the company goes through. The sample of this study is 67 European non-financial companies that voluntarily implement integrated reporting and are simultaneously registered on the Integrated Reporting Examples database from 2016 to 2019. The results of this study conclude that integrated reporting has a positive relationship with earnings quality. The positive relationship between integrated reporting and earnings quality is stronger for companies in the introduction and growth life cycle stages compared to companies in the mature life cycle.

Kata Kunci : Pelaporan Terintegrasi,Kualitas Laba,Tahap Siklus Hidup Perusahaan

  1. S2-2021-437104-abstract.pdf  
  2. S2-2021-437104-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-437104-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-437104-title.pdf