Laporkan Masalah

Optimalisasi Usaha Gula Semut Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Keluarga (Studi Pada KWT Ngudi Utomo Dusun Bateh Desa Bateh Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah)

MUCHAMMAD HIFNI, Ir. Agus Prasetya, M.Eng.Sc., Ph.D; Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D

2021 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Kemiskinan merupakan persoalan rumit yang sedang dihadapi oleh seluruh Negara-Negara di Dunia, khususnya Negara-negara yang sedang berkembang seperti Indonesia. Kemiskinan di Indonesia sangat sulit dilepaskan, bahkan semakin membelit dan menghambat Indonesia menjadi Negara maju. Oleh sebab itu, pemberantasan persoalan kemiskinan wajib menjadi keutamaan dalam pembangunan ekonomi, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Usaha gula semut sebagai salah satu upaya masyarakat dalam menjauhi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Utomo Dusun Bateh Desa Bateh Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan menganalisis usaha gula semut pada produsen di KWT Ngudi Utomo sehingga didapatkan rumusan optimalisasi usaha gula semut dan menganalisis ketahanan ekonomi keluarganya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data kuantitatif. Pengumpulan data penelitian melalui pengamatan, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan analisa dokumen mengenai pohon kelapa dan gula semut. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang berarti seluruh data yang berhasil dihimpun oleh peneliti, akan melalui tahap reduksi data dan/atau penyajian data, hingga pada tahap penyusunan sebuah kesimpulan penelitian. Berdasarkan penelitian, optimalisasi usaha gula semut berfokus pada peningkatan kuantitas dan kualitas agar memperoleh penghasilan yang maksimal. Oleh karena itu tindakan yang dilakukan dengan mengoptimalisasi nira pohon kelapa dan pemasakan nira agar menghasilkan nira yang berkualitas baik dan jumlahnya banyak. Selanjutnya ketahanan ekonomi keluarga anggota KWT Ngudi Utomo diukur menggunakan teori rintisan indeks ketahanan ekonomi keluarga dengan empat variabel yaitu variabel tempat tinggal keluarga, pendapatan keluarga, pembiayaan pendidikan anak dan jaminan keuangan keluarga. Terjadi potensi peningkatan nilai skor ketahanan ekonomi keluarga pada beberapa produsen gula semut setelah optimalisasi. Hal ini terjadi karena meningkatnya nilai pada indikator pengeluaran per kapita keluarga dan berdampak pada ikut meningkatnya nilai indikator lainnya yaitu indikator kecukupan pendapatan keluarga dan indikator tabungan keluarga.

Poverty was a complicated problem that was being faced by all countries in the world, especially developing countries such as Indonesia. Poverty in Indonesia was very difficult to get rid of, even more convoluted and hinders Indonesia from becoming a developed country. Therefore, eradicating the problem of poverty must be a priority in economic development, both in the short and long term. The palm sugar business was one of the community's efforts to avoid poverty and improve the welfare of the family members of the Women Farmers Group (KWT) Ngudi Utomo, Bateh Backwoods, Bateh Village, Candimulyo District, Magelang Regency, Middle Java Province. This study aimed to analyze the palm sugar business at the producer at KWT Ngudi Utomo so that the formula for optimizing the palm sugar business was obtained and analysed the economic resilience of his family. This research used descriptive qualitative method with quantitative data. Collecting research data through observation, in-depth interviews, focus group discussions, and document analysis on coconut trees and palm sugar. Data analysis techniques used an interactive analysis model which means that all data that has been collected by researchers will go through the data reduction and/or data presentation stage to the stage of compiling a research conclusion. Based on the research, the optimization of the palm sugar business focuses on increasing the quantity and quality in order to obtain maximum income. Therefore, the actions taken by optimizing coconut tree sap and cooking sap to produce good quality sap and in large quantities. Furthermore, the economic resilience family of KWT Ngudi Utomo was measured using the pioneering theory of the family resilience index with four variables, namely the family residence variable, family income, children's education financing and family financial security. There was an increase in the value of family economic resilience in several palm sugar producers after optimization. This happens because of the assessment of the family's per capita expenditure indicator and has an impact on the assessment of other indicators, namely the family income indicator and the family saving indicator. Keywords: Optimization, Family economic resilience

Kata Kunci : Optimalisasi, Ketahanan Ekonomi Keluarga

  1. S2-2021-435208-abstract.pdf  
  2. S2-2021-435208-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-435208-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-435208-title.pdf