PERAN STRES TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA GENERASI SANDWICH DENGAN JENIS KELAMIN SEBAGAI MODERATOR
SUCI CAHYA FITRI P, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIJumlah generasi sandwich (populasi dewasa tengah yang memberikan pengasuhan bagi orang tua dan anak-anak mereka pada waktu bersamaan) semakin banyak sejalan dengan peningkatan jumlah keluarga multigenerasi. Peningkatan tuntutan dalam melakukan pengasuhan multigenerasi memengaruhi tingkat kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran stres terhadap kesejahteraan psikologis pada generasi sandwich dengan jenis kelamin sebagai moderator. Partisipan penelitian ini adalah 111 orang dengan rentang usia 30-58 tahun, yang terbagi menjadi 68 perempuan dan 43 laki-laki. Penelitian ini menggunakan skala kesejahteraan psikologis Ryff yang diadaptasi oleh Abbott dan perceived stress scale oleh Cohen dan Williamson. Analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi berjenjang. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres berperan secara signifikan terhadap kesejahteraan psikologis generasi sandwich, tetapi jenis kelamin tidak memoderasi hubungan antara stres dan kesejahteraan psikologis generasi sandwich.
Sandwich generation (middle-aged adults who simultaneously care for their elderly parents and children at the same time) grows with the increase of multigenerational families. The increasing demands of multigenerational caregiving affects their psychological well-being. The aim of this study is to examine the role of stress on sandwich generations' psychological well-being by using gender as a moderator variable. The participants of this study are 111 people with an age range from 30-58 years old, which are divided into 68 women and 43 men. This study uses Ryff's psychological well-being scale adapted by Abbott and the perceived stress scale by Cohen and Williamson. Data analysis was performed using tiered regression. The results show that stress has a significant role on the psychological well-being of sandwich generation, but gender does not moderate the relationship between stress and psychological well-being of sandwich generation.
Kata Kunci : generasi sandwich, kesejahteraan psikologis, stress, sandwich generation, psychological well-being, stres