Evaluasi Kondisi Komponen Bangunan, Pemeliharaan, dan Perawatan Pada Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada Sebagai Bangunan Cagar Budaya
OKTORIZA FIRA P, Ir. Bambang Herumanta, MT.
2021 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPILPerkembangan dunia konstruksi khususnya bangunan gedung di Indonesia berjalan dengan sangat pesat sehingga perlu adanya pengembangan dalam hal pemeliharaan dan perawatan agar bangunan selalu dalam kondisi layak dan aman untuk digunakan sesuai umur layanan yang telah direncanakan. Universitas Gadjah Mada memiliki gedung pusat yang sudah berumur 72 tahun sehingga diperlukan evaluasi terhadap kondisi komponen bangunannya dan rekomendasi pemeliharaan serta perbaikan terhadap kerusakan yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan sekunder. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan pengelola bangunan, dan dokumentasi. Komponen yang ditinjau meliputi komponen arsitektural, struktural, mekanikal, elektrikal, dan tata ruang luar. Tahap analisis data dilakukan dengan mengelompokkan berdasarkan tingkat kerusakan, membuat persentase tiap tingkat kerusakan, serta memberikan rekomendasi pemeliharaan dan perawatan. Hasil persentase kerusakan mulai dari baik, rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat tiap lantai yaitu lantai 1 37,50 %, 29,17 %, 20,83 %, 12,50 %. Lantai 2 26,67 %, 51,11 %, 20,00 %, 2,22 %. Lantai 3 31,25 %, 45,83 %, 18,75 %, 4,17 %. Langkah yang tepat dalam pemeliharaan dan perawatan Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada sebagai bangunan cagar budaya yang mencakup aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kesehatan melalui kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala. Berdasarkan analisis lima komponen yang ditinjau Gedung Pusat masih aman untuk digunakan.
The development of the construction world, particularly the Indonesian buildings had well-developed rapidly so that there is a need for developing of the building in terms of maintenance and care, hence the building is properly and safely used according to the planned service life. Universitas Gadjah Mada has a central building that is 72 years old. As a result, it is necessary to evaluate the condition of the building components and recommendations for maintenance and maintain the defects found. This study used two data sources, namely primary and secondary data. The methodology used was surveying, interviewing the building developer, and documentation. The components reviewed include architectural, structural, mechanical, electrical, and outdoor layout components. The data analysis stage was done by categorizing and making the percentage based on the damage level, giving recommendations of the maintenance and care. The results of the percentage of damage were from the good, light damage, moderate damage, and heavy damage every floor, namely the first floor 37.50%, 29.17%, 20.83%, 12.50%. The second floor was 26.67%, 51.11%, 20.00%, 2.22%. The third floor was 31.25%, 45.83%, 18.75%, 4.17%. The exact steps in the maintenance and care of the central building of Universitas Gadjah Mada as a cultural heritage building were included the aspects of safety, secure, comfort, and health by having a maintenance periodically. Based on the analysis of the five components reviewed by the Central Building, it is still safe to use.
Kata Kunci : Evaluasi, Kerusakan, Komponen Bangunan, Pemeliharaan, Perawatan, Evaluation, Damage, Buildings Component, Maintenance, Care