Laporkan Masalah

ANALISIS KESELARASAN STRATEGIS ANTARA KEGIATAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUSINESSIT STRATEGIC ALIGNMENT) PADA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

GIANDHIKA MULYA M, Wakhid Slamet Ciptono, MBA, MPM, Ph.D.,

2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Pembangunan bangunan gedung akhir-akhir ini bergerak sangat cepat di Indonesia. Ketersediaan bangunan gedung yang andal, aman, nyaman, dan sehat dibutuhkan untuk mendukung perekonomian Indonesia. Pemerintah ndonesia memberikan pelayanan izin bangunan gedung untuk mendukung hal tersebut. Pemerintah Indonesia menunjuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk mengembangkan teknologi informasi (TI) untuk mendukung pelayanan izin mendirikan bangunan gedung. Masalah yang dihadapi oleh Kementerian PUPR adalah belum diketahuinya tingkat keselarasan strategis antara kegiatan dan TI (business-it strategic alignment) dan bagaimana strategi untuk meningkatkan keselarasan strategis tersebut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kematangan keselarasan strategis antara kegiatan dan TI pada Kementerian PUPR menggunakan model Luftman. Model Luftman memperhatikan enam aspek yaitu komunikasi, kompetensi, Tata Kelola TI, Kemitraan, Ruang Lingkup TI, dan Keterampilan TI. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kematangan keselarasan strategis pada Kementerian PUPR berada pada nomor 3 (tiga) sebagaimana model Luftman, yaitu Established Focused Process. Pada tingkat tersebut seluruh kriteria Luftman sudah mendukung untuk meningkatkan keselarasan strategis antara kegiatan dan TI. Akan tetapi masih membutuhkan peningkatan kematangan demi meningkatkan performa kinerja.

Currently, building construction is moving fast in Indonesia. The availability of reliable, safe, comfortable and healthy buildings is needed to support the Indonesian economy. The Indonesian government provides building permit services to support this. The Indonesian government appointed the Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) to develop Information Technology (IT) to support building permit services. The problem faced by the Ministry of PUPR is the unknown level of strategic alignment between activities and information technology (business-it strategic alignment) and how the strategy is to improve the strategic alignment. The main objective of this research is to analyze the maturity level of strategic alignment between IT and work activities at the Ministry of Public Works and Public Housing using the Luftman model. The Luftman model pays attention to six aspects, namely communication, competence, IT Governance, Partnerships, IT Scope, and IT Skills. Data obtainedThe data collection method in this study used a questionnaire. The method of analysis in this study was quantitative. From the analysis that has been done, it can be concluded that the level of strategic alignment at the Ministry of PUPR is at number 3 in the Luftman model, namely the Established Focused Process. At that level, all of Luftman's criteria have supported the improvement of IT strategic alignment with work activities. However, it still needs an increase in maturity to improve performance.

Kata Kunci : tingkat kematangan, keselarasan strategis, teknologi informasi

  1. S2-2020-432775-abstract.pdf  
  2. S2-2020-432775-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-432775-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-432775-title.pdf