Laporkan Masalah

ANALISIS PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODA CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT

MARZUFIL WASITO, Kuncoro Harto Widodo, Dr., M.Eng.

2021 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Salah satu hal yang penting dalam manajemen proyek yaitu melakukan penjadwalan waktu sebaik mungkin. Masalah klasik yang sering terjadi dalam suatu proyek konstruksi yaitu keterlambatan, dimana penjadwalan yang semula direncanakan ternyata lebih panjang. Dalam hal ini peneliti mencoba melakukan penelitian tentang penjadwalan ini. Peneliti mengambil studi kasus disalah satu proyek Pembangunan Showroom kendaraan bermotor yang pada awal tahun 2020 pembangunannya terhenti karena terdampak adanya pandemi covid 19. Manajer proyek mencoba melakukan penjadwalan ulang dalam proyek ini tetap tetap saja proyek mengalami keterlambatan penyelesaian. Hal ini disebabkan manajer proyek tidak mengetahui kegiatan-kegiatan proyek apa saja yang berpotensi menyebabkan keterlambatan dalam proyek ini. Peneliti melakukan penelitian untuk memetakan kegiatan-kegiatan proyek tersebut dan menemukan kegiatan-kegiatan proyek apa saja yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek tersebut. Dari sini peneliti berpikir bahwa jika dapat mengetahui kegiatan-kegiatan proyek yang menyebabkan keterlambatan proyek maka sebaliknya kegiatan-kegiatan tersebut dapat dijadwalkan lebih cepat untuk mempercepat penyelesaian proyek. Dengan menggunakan Metoda Critical Chain Project Management (CCPM), kita dapat mengetahui kegiatan-kegiatan proyek yang berpotensi bisa dipercepat. Metoda CCPM adalah Metoda penjadwalan dan pengendalian proyek yang dikembang dari sebuah Teori E.M. Goldratt yaitu Theory of Constraint. CCPM adalah Rantai kritis yang saling berkaitan dan saling berhubungan. Dalam CCPM ini tidak ada multitasking, menghilangkan hidden safety dan merencanakan buffer diakhir kegiatan proyek yang dilewati rantai kritis dan yang kegiatan-kegiatan proyek yang tidak dilewati rantai kritis. Pada proyek Pembangunan Showroom Serui yang dijadwalkan semula oleh manajer proyek 4,5 bulan atau 135 hari kerja dapat dilakukan percepatan dengan Metoda CCPM menjadi 112 hari kerja, dimana terdapat percepatan 23 hari kerja, setelah mengetahui kegiatan-kegiatan proyek yang dapat dipercepat perencanaan pelaksanaannya.

One of the important things in project management is to schedule the best possible time. The classic problem that often occurs in a construction project is delays, where the schedule that was originally planned turns out to be longer. In this case the researcher tries to do research on this scheduling. Researchers took a case study in one of the motorized vehicle showroom construction projects which in early 2020 stopped construction due to the impact of the COVID-19 pandemic. The project manager tried to reschedule this project, but the project still experienced delays in completion. This is because the project manager does not know what project activities have the potential to cause delays in this project. The researcher conducts research to map the project activities and find out what project activities cause delays in the completion of the project. From this the researcher thinks that if we can find out project activities that can cause project delays, on the other hand, these activities can be scheduled more quickly to speed up project completion. By using the Critical Chain Project Management (CCPM) Method, we can find out which project activities can potentially be accelerated. The CCPM method is a Project scheduling and control method developed from an E.M. theory. Goldratt is Theory of Constraint. CCPM is a critical chain that is interrelated and interconnected. In this CCPM there is no Multitasking, eliminating hidden safety and planning buffers at the end of project activities that are passed through the critical chain and project activities that are not crossed by the critical chain. In the Serui Showroom Development Project which was originally rescheduled by the Project manajer for 4.5 months or 135 working days, the CCPM method can be accelerated to 112 working days, where there is an acceleration of 23 working days, after we know the Project activities we can speed up planning the implementation.

Kata Kunci : Project Management, Project Scheduling, Critical Chain Project Management

  1. s2-2021-447784-abstract.pdf  
  2. s2-2021-447784-bibliography.pdf  
  3. s2-2021-447784-tableofcontent.pdf  
  4. s2-2021-447784-title.pdf