Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN BERBASIS SIDEK (STUDI KASUS: YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM AL ATSARI)

ARAFIU SURYA PUTRA, Sony Warsono, MAFIS., Ak., CA., Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Undang-Undang Republik Indonesia nomor 28 tahun 2004 pasal 52 mewajibkan yayasan yang memenuhi kriteria yang disebutkan oleh pasal tersebut untuk mengumumkan ikhtisar laporan keuangan yang telah disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia dan telah diaudit oleh akuntan publik, pada surat kabar harian berbahasa Indonesia. Namun, masih terdapat yayasan yang belum mengumumkan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi proses pencatatan keuangan dan ragam transaksi yayasan untuk dijakdikan sebagai acuan dalam membuat alternatif sistem pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan yang terjadi pada yayasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari (YPIA) yang terletak di kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan pada divisi-divisi YPIA hanya terbatas pada nominal kas masuk dan kas keluar tiap kejadian transaksi serta saldo kas. Selain itu, YPIA belum memiliki kebijakan akuntansi. Kemudian karakteristik transaksi divisi-divisi YPIA adalah pencatatannya berbasis kas dan seluruh transaksi dengan pihak eksternal selalu tunai. Alternatif sistem pencatatan dan pelaporan yang dibuat oleh peneliti sesuai dengan kaidah akuntansi dan mengacu pada DE ISAK 35. Pada tahap implementasi sistem tersebut, dibutuhkan pelatihan khusus pada tim bendahara divisi-divisi YPIA.

Constitution of The Republic of Indonesia number 28 at the year of 2014 in article 52 obligate foundations which meet the criteria stated in the article to publish summary of financial statements that have been prepared in accordance with Indonesian accounting standards and have been audited by public accountants, in Indonesian language daily newspapers. However, there are still foundations which have not announced financial statements in accordance with these provisions. This research was conducted to identify the financial recording process and various transactions of the foundation to be used as a reference in making alternative systems for recording and reporting financial transactions that occur at the foundation. The data collection technique used is documentation and interviews, while the data analysis technique used is descriptive qualitative. The object of this research is the Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari (YPIA) which is located in Mlati sub-district, Sleman Regency. The results showed that the process of financial transactions recording and reporting in YPIA divisions was not in accordance with accounting principles and there was no accounting policy. Besides, the characteristics of the transactions of YPIA divisions are cash-based records and all transactions with external parties are always in cash. The alternative recording and reporting system made by the researcher is in accordance with accounting principles and refers to DE ISAK 35. At the implementation stage of the system, special training is needed for the treasurer team of YPIA divisions.

Kata Kunci : Yayasan, Sistem Informasi Akuntansi, Pengembangan Sistem, Pelaporan Keuangan Yayasan

  1. S1-2021-367205-abstract.pdf  
  2. S1-2021-367205-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-367205-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-367205-title.pdf