Laporkan Masalah

�Menjadi Sesuatu Yang Berbeda� : Studi Etnografi Gamer Perempuan di Yogyakarta

NURIZKY ADHI HUTAMA, Dr. Budi Irawanto, SIP, MA

2021 | Tesis | MAGISTER KAJIAN BUDAYA DAN MEDIA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran gamer perempuan di yogyakarta dalam memaknai dunia gaming. Objek penelitian ini adalah gamer perempuan yang berdomisili di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode wawancara etnografi, yang akan diambil dari 7 orang informan dengan latar belakang yang tidak sama satu dengan lainnya. Hasil apa yang sudah dilakukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : (1) Para gamer perempuan secara tidak langsung sedang berjuang mendapatkan pengakuan dalam dunia game. (2) Mereka mampu menunjukkan potensi-potensi lebih, dan mampu mengalahkan gamer laki-laki pada umumnya. (3) Perubahan ruang publik ke cyberspace memberikan efek positif-negatif terhadap gamer perempuan. (4) Gamer perempuan dirugikan dengan adanya sistem patriarki di dalam dunia game. (5) Beberapa gamer perempuan memang memanjakan kepuasan male gaze para gamer laki-laki, hal ini memberikan imbas kurang menyenangkan terhadap gamer perempuan lain. (6) Ketidakadilan karena sistem patriarki yang mereka rasakan dalam dunia gaming profesional. (7) Kurangnya dukungan dari para perempuan yang tidak bermain game menciptakan gap tertentu dari segi sisterhood. Studi ini mempunyai beberapa keterbatasan antara lain pandemi covid-19 sehingga peneliti tidak dapat menjangkau lebih lanjut atau secara kontinyu untuk melakukan penelitian lebih dalam dan berbaur dengan informan. Keterbatasan tersebut diharapkan tidak dirasakan oleh penelitian yang akan datang.

This study aims to find out how the role of female gamers in Yogyakarta in interpreting the world of gaming. The object of this research is female gamers who live in Yogyakarta. This study uses an ethnographic interview method, which will be taken from 7 informants with different backgrounds. The results of what has been done in this study can be concluded that: (1) Female gamers are indirectly struggling to gain recognition in the game world. (2) They are able to show more potential, and are able to beat male gamers in general. (3) The change of public space to cyberspace has positive and negative effects on female gamers. (4) Female gamers are disadvantaged by the patriarchal system in the game world. (5) Some female gamers do indulge the male gaze satisfaction of male gamers, this has an unpleasant effect on other female gamers. (6) Injustice due to the patriarchal system they feel in the world of professional gaming. (7) Lack of support from women who do not play games creates a certain gap in terms of sisterhood. This study has several limitations, including the COVID-19 pandemic so that researchers cannot reach further or continuously to conduct deeper research and mingle with informants. It is hoped that this limitation will not be felt by future research.

Kata Kunci : gamer perempuan, gaming, male gaze, gender performance

  1. S2-2021-435130-abstract.pdf  
  2. S2-2021-435130-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-435130-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-435130-title.pdf