Laporkan Masalah

KAJIAN YURIDIS TERHADAP PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA KETERANGAN HAK MEWARIS (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2180 K/PDT/2017)

FEBRI SURYA P, Dr. Rimawati, S.H., M.Hum.

2021 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara Nomor 2180 K/Pdt/2017, cara hakim melakukan interpretasi terhadap kasus yang dihadapkan padanya dalam menetapkan putusan, serta untuk menganalisis pertanggungjawaban notaris jika Akta Keterangan Hak Mewaris yang dibuatnya dinyatakan tidak sah oleh para ahli waris saat akta tersebut dijadikan dasar sebuah gugatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan kasus. Jenis data yang digunakan sebagai data penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan dan wawancara narasumber sebagai bentuk klarifikasi data. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pertimbangan hakim dalam memutus perkara nomor 2180 K/Pdt/2017 hanya mengacu pada UU PT tanpa membandikan dengan peraturan lainnya yang berkaitan dengan harta bersama dan kewarisan. Interpretasi yang dilakukan hakim dalam memutus perkara ini dilakukan dengan cara interpretasi substantif bukan sistematis; Notaris pada dasarnya bertanggungjawab terhadap kebenaran formil terhadap akta yang dibuatnya, namun seiring berjalannya waktu notaris juga bertanggung jawab mengenai kebenaran materiil baik itu secara administratif, perdata, pidana, dan kode etik.

This research aims to examine and analyze the basis for the Judges considerations in deciding cases by number 2180 K/Pdt/2017, how judges perform the interpretation of the cases brought to it in determining the verdict, as well as to analyze the accountability notary if the inheritance deed what he did was declared invalid by heirs when the deed is used as the basis for a lawsuit. This research was conducted using a normative juridical legal research method with a statue and case approach. The type of data used as research data is secondary data obtained from library research and interviewing sources as a form of data clarification. The data obtained were then analyzed by qualitative methods. The results of the study, it can be seen that the judge's consideration in deciding the case number 2180 K/Pdt/2017 only refers to the Limited Liability Company Law without comparing it with other regulations relating to joint assets and inheritance. The interpretation carried out by the judge in deciding this case is carried out by means of substantive interpretation, not systematic; The notary is basically responsible for the formal truth of the deed he made, but over time the notary is also responsible for the material truth, both in the administrative, civil, criminal, and code of ethics.

Kata Kunci : Akta Keterangan Hak Mewaris, Pertanggungjawaban Notaris, Akta

  1. S2-2021-448248-abstract.pdf  
  2. S2-2021-448248-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-448248-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-448248-title.pdf