Keberlanjutan Pariwisata di Pesisir Selatan Kabupaten Bantul
NURDITA HASANAH, Dr. Ir. Suryanto, M.S.P.
2021 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKonsep pembangunan berkelanjutan diterapkan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan yang akan tercipta apabila terjadi keseimbangan pemenuhan kebutuhan dan ketersediaan antara manusia, alam dan lingkungannya pada masa ini hingga masa mendatang. Pariwisata merupakan salah satu bentuk kegiatan pendukung pembangunan yang memiliki dampak positif maupun negatif bagi keberlangsungan kegiatan maupun lingkungannya. Pariwisata di pesisir memiliki potensi daya tarik alam tetapi juga memiliki resiko bencana sehingga diperlukan upaya untuk mempertahankan keberlanjutan pariwisata di pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keberlanjutan dan faktor yang paling mempengaruhi tingkat keberlanjutan pariwisata di pesisir. Penelitian ini dilakukan di objek pesisir yang termasuk dalam kawasan pengembangan pariwisata Pesisir Selatan Kabupaten Bantul. Penelitian ini dilakukan dengan metode deduktif kuantitatif yang menggunakan 10 indikator yang mewakili komponen lingkungan, ekonomi, sosial budaya, dan transversal. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan 128 sampel dari wisatawan yang mengunjungi objek wisata dengan metode purposive sampling. Analisis data yang dilakukan berupa skoring variabel, penilaian keberlanjutan, analisis deskriptif, uji variabel dan analisis diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata di pesisir selatan Kabupaten Bantul adalah kurang berkelanjutan. Dari keempat komponen keberlanjutan, komponen lingkungan dan ekonomi mempengaruhi keberlanjutan pariwisata. Terdapat 3 faktor yang paling mempengaruhi keberlanjutan, yaitu pengelolaan sumber daya alam, penanganan limbah serta daya tarik destinasi.
Sustainable development considers sustainability as a balance between the need and availability of resources that allows the co-existence of humans, nature, and the environment in the present and future. Tourism has positive and negative impacts on sustainability. In particular, coastal tourism has the natural potential as tourism attraction but also has the risk of disaster, which affect the sustainability. This research aims to identify the level of sustainability and the most influencing factors for the level of sustainability of coastal tourism. This research was conducted in coastal areas that are part of the South Coast tourism development area in Bantul Regency. This research was conducted employing a quantitative deductive method using 10 indicators that represent environmental, economic, socio cultural and transversal components. Data was collected through observation, interviews, and questionnaires from 128 tourism who visited coastal tourism destination using purposive sampling. Data analysis was carried out in the form of variable scoring, sustainability assessment, descriptive analysis, variable testing, and discriminant analysis. The result showed that the Southern Coast of Bantul Regency was less sustainable. From the four components of sustainability, environmental and economic components affect tourism sustainability. The most influencing factors for sustainability are natural resource management, waste management and destination attractiveness.
Kata Kunci : faktor, keberlanjutan, pariwisata, pesisir