Perilaku Kenakalan Remaja ditinjau dari Dukungan dan Pengawasan Orangtua
EKSA SATYA PERTIWI, Idei Khurnia Swasti, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini dilakukan untuk melihat peran dari dukungan dan pengawasan orangtua terhadap perilaku kenakalan pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah dukungan dan pengawasan orangtua memiliki peran negatif terhadap perilaku kenakalan. Sebanyak 235 siswa SMA dan SMK di Yogyakarta berpartisipasi dalam penelitian ini (Mage = 16.67; Rangeage: 15-18 years old). Berdasarkan hasil analisis regresi linear, diketahui jika dukungan dan pengawasan orangtua secara bersamaan memiliki peran terhadap kenakalan remaja dengan sumbangan efektif sebesar 5.3% dan 3,1% secara berurutan. Keunikan dari penelitian ini yaitu pengawasan orangtua memiliki peran yang lebih sedikit terhadap kenakalan remaja yang akan dibahas di diskusi.
This study was conducted in order to see the role of parental support and monitoring in adolescent delinquent behavior. The hypothesis of this study is that parental support and monitoring have a role in delinquent behavior. Two hundred and thirty-five of high school and vocational students in Yogyakarta participated in this study (Mage = 16.67; Rangeage: 15-18 years old). Based on the results of linear regression analysis, it is concluded that parental both support and monitoring have a role in adolescent delinquency with an effective contribution of 5,3% and 3,1% respectively. The uniqueness of this study is that parental monitoring has less of role in delinquency which will be discussed.
Kata Kunci : kenakalan remaja, dukungan orangtua, pengawasan orangtua