Penerapan Indikasi Geografis terhadap Kopi Arabika Tanah Karo di Kabupaten Tanah Karo dalam Perspektif Pengaturan tentang Indikasi Geografis
NASTELLA BR GINTING, Dina Widyaputri Kariodimedjo, S.H., LL.M., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER HUKUM BISNIS DAN KENEGARAANPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang kendala dan cara mengatasinya dalam penerapan mekanisme Indikasi Geografis bagi Kopi Arabika Tanah Karo di Kabupaten Karo. Tujuan lainnya adalah untuk mengkaji dampak yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Karo setelah Kopi Arabika Tanah Karo memperoleh sertifikat Indikasi Geografis yaitu dampak secara hukum dan dampak ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris adalah penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum secara normatif in action pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan yaitu penelitian yang menggunakan data primer. Data primer diperoleh dengan cara melakukan wawancara sesuai pedoman wawancara. Data yang diperoleh kemudian akan dianalisis secara kualitatif, dan disajikan secara deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertama kendala yang terjadi dalam penerapan mekanisme Indikasi Geografis bagi Kopi Arabika Tanah Karo di Kabupaten Karo yaitu tidak adanya dukungan dari pemerintahan daerah Kabupaten Karo sehingga MPIG-KATK (Masyarakat Pelindung Indikasi Geografis Kopi Arabika Tanah Karo) merasakan kesulitan pada saat proses penyusunan dokumen deskripsi IG Kopi Arabika Tanah Karo dan cara mengatasinya, MPIG-KATK adalah dengan bekerja sama untuk tetap memperjuangkan keberadaan IG Kopi Arabika Tanah Karo melalui pembinaan-pembinaan para petani ataupun masyarakat yang bekerja berkaitan dengan kopi. Kedua Dampak secara hukum dengan adanya sertifikat IG Kopi Arabika Tanah Karo tersebut menjadikan masyarakat Kabupaten Karo memperoleh hak eksklusif, sehingga hal ini memberikan perlindungan hukum bagi produk IG Kopi Arabika Tanah Karo dan memberikan wewenang bagi pemegang IG tersebut untuk dapat mengajukan gugatan jika terdapat pelanggaran terhadap pemanfaatan IG yang telah terdaftar serta dampak ekonomi yang belum dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Karo, akibat pandemi yang melanda Indonesia bahkan dunia yang menimbulkan penurunan harga jual produk kopi petani Kabupaten Karo.
This study aims to analyze the obstacles and how to overcome them in the application of the Geographical Indication mechanism for Tanah Karo Arabica Coffee in Karo Regency. Another objective is to examine the impact felt by the people of Karo Regency after Tanah Karo Arabica Coffee obtained a Geographical Indication certificate, namely the legal impact and economic impact. This research is empirical juridical research. Empirical juridical research is legal research on the enforcement or implementation of legal provisions normatively in action at any particular legal event that occurs in society. This research includes field research that is research that uses primary data. Primary data is obtained by conducting interviews according to interview guidelines. The data obtained will then be analyzed qualitatively and presented descriptively. The conclusion of this study is that the first obstacle that occurs in the application of the Geographical Indication mechanism for Tanah Karo Arabica Coffee in Karo Regency is the lack of support from the Karo Regency local government so that MPIG-KATK (Society for Protecting Geographical Indications for Tanah Karo Arabica Coffee) finds it difficult during the preparation process. document description of the Tanah Karo Arabica Coffee IG and how to overcome it, MPIG-KATK is to work together to continue to fight for the existence of the Tanah Karo Arabica Coffee IG through coaching farmers or people who work in coffee-related fields. Secondly, the legal impact with the existence of the Tanah Karo Arabica Coffee IG certificate makes the Karo Regency community obtain exclusive rights, so this provides legal protection for Tanah Karo Arabica Coffee IG products and gives authority to the GI holder to be able to file a lawsuit if there is a violation of the utilization The registered GI and the economic impact that has not been by the people of Karo Regency, due to the pandemic that hit Indonesia and even the world which caused a decrease in the selling price of coffee products for Karo Regency farmers.
Kata Kunci : Kendala,Indikasi Geografis,Dampak Hukum,Dampak Ekonomi,Constraints,Geographical Indications,Legal Impacts,Economic Impacts