Laporkan Masalah

Hubungan antara pengasuhan Islami dengan identitas diri pada remaja di Kota Yogyakarta

INNAYATI, Early Maghfiroh, Dr. Sartini Nuryoto

2002 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengasuhan Islami dengan identitas diri pada remaja dan untuk mengetahui perbedaan identitas din antara remaja laki-laki dan remaja perempuan Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) ada hubungan antara pengasuhan Islami dengan identitas diri pada remaja, (2) ada perbedaan identitas diri antara remaja laki-laki dan reina-ja perempuan. Subyek penelitian terdiri darj 200 remaja . 110 orang siswh iaki-laki dan 90 orang siswa perempuan Sampel diambil dengan teknik p p s i v e random sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan Skala Pengasuhan lslami (SPI) dan Skala Identitas Diri (SID). Adapun teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment dan uji-t. Analisis data hipotesis pertama menggunakan korelasi product moment. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa variabel pengasuhan islami memberi pengamh pada identitas diri pada remaja (r = 0,549 dan p = 0.000). Analisis data hipoteis kedua menggunakan analisis uji-t Had analisis hipotesis kedua menunjukkan tidak ada perbedaan identitas diri antara remaja laki-laki dan remaja perempuan (t = - 0,497 dan p = 0,620). meskipun nilai rerata identitas diri antara remaja perempuan (2 10:25) lebih tinggi daripada remaja laki-laki (208,26).

This research was aimed to determining the relationship between lslaniic adolescent rearing practices with self identity and the different self identit) between boys and girls. Several hypothesis were set as follows : ( 1 ) there is a relationship between Islamic adolescent rearing practices with self identity, (2) there is a difference between toys and girls in terms of self identitv. The subject involved 200 adolescent : 110 boys and 90 girls, using purposive random sampling The data were obtained by using Islamic adolescent rearing practices scale (SPI) ar.d self identity scale (SLD) Data analysis used product moment and t-test. The first hypothesis was analysed using product moment. The result shows that Islamic adolescent rearing practices influenced self identity (r =0,549 ; p=O,OOO ) The second was analysed using t-test. The second analysis showed that there was not a significapt differences of self identity between boys and girls (t = -0,497 and p = 0.620), although mean value self identity of girls (210.25) was heigher than boys (208,26). I

Kata Kunci : Identitas Diri, Pengasuhan Islami, remaja, Kota Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.