Peran Self-Esteem dan Organization Based Self-Esteem terhadap Groupthink pada Karyawan
SALSA NAFIA R, Dr. Bagus Riyono, M.A. Psikolog
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIFenomena groupthink semakin banyak terjadi pada suatu organisasi atau perusahaan, dan hal ini menyebabkan sering terjadinya kasus kesalahan dalam pengambilan keputusan. Dalam diskusi untuk mengambil sebuah keputusan, dibutuhkan pendapat dari masing-masing anggota, tetapi ketika terdapat anggota kelompok yang memiliki self-esteem (kepercayaan diri) rendah, pendapat tersebut tidak akan tersampaikan dan individu tersebut cenderung menyetujui pendapat mayoritas sehingga terjadi groupthink. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran self-esteem karyawan terhadap groupthink pada karyawan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah self-esteem dan Organization Based Self-Esteem (OBSE) berperan terhadap groupthink pada karyawan. Subjek dalam penelitian ini merupakan 103 karyawan yang bekerja di Daerah Istimewa Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rosenberg Self-Esteem Scale, Organization Based Self-Esteem, dan Groupthink Scale Measurement. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa self-esteem secara signifikan berperan secara negatif terhadap groupthink dengan taraf signifikansi 0,01 (p< 0.05), R=0,298, dan kontribusi sebesar 8,9 persen. Sumbangan efektif variabel OBSE lebih besar (8%) terhadap groupthink dibandingkan dengan self-esteem (0,9%).
The phenomenon of groupthink is increasingly happening in an organization or company, and this causes frequent cases of errors in decision making. In the discussion to decision making, needs opinions from each group members, but when there are group members who have low self-esteem, their opinions would not be conveyed, and they tend to agree majority opinion so that groupthink occurs. This study aims to test empirically the role of self-esteem on groupthink among employees. The hypothesis proposed in this study is self-esteem and Organization Based Self-Esteem (OBSE) has a negative role towards groupthink among employees. The subjects in this study were 103 employees who worked in Special Region of Yogyakarta. Instruments of this study were the Rosenberg Self-Esteem Scale, the Organization Based Self-Esteem, and the Groupthink Scale Measurement. The result of multiple regression analysis shows that self-esteem has a significant negative role towards groupthink with significance level 0,01 (p< 0.05), R=0,298, and contribution 8,9 percent. Effective contribution in variable OBSE has more role (8,9%) towards groupthink than self-esteem (0,9%).
Kata Kunci : groupthink, kelompok, pengambilan keputusan, OBSE, self-esteem