Laporkan Masalah

THE FACTORS AND CONSEQUENCES OF DAVID'S QUEERNESS IN JAMES BALDWIN'S NOVEL GIOVANNI'S ROOM

KEN NABILA KUSUMA W, Dr. Nur Saktiningrum, M. A.

2021 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRIS

Penelitian ini membahas tentang Giovanni's Room (1956), novel kedua yang ditulis oleh penulis dan aktivis asal Amerika, James Baldwin. Tulisan-tulisan karya Baldwin biasanya membahas topik ketidaksetaraan atau diskriminasi yang terjadi dalam masyarakat. Ia sering menggunakan tema seperti ras atau seksualitas dalam karyanya, dan pada Giovanni's Room, David sebagai tokoh utama mengalami kebingungan dan ketakutan atas seksualitasnya yang akhirnya membuatnya menyangkal seksualitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang membentuk seksualitas David sebagai seorang queer serta mengetahui konsekuensi-konsekuensi menjadi seorang queer dalam masyarakat heteronormatif. Sosiologi sastra; teori queer; dan teori maskulinitas digunakan untuk menentukan alasan David menjadi seorang queer, dan menemukan konsekuensi-konsekuensi menjadi seorang queer dengan berfokus pada tindakan, dialog, dan deskripsi tentang David pada novel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa hal-hal yang terjadi di masa kecil David, bagaimana lingkungan ketika dia dibesarkan, serta tuntutan dan hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat heteronormatif yang dia terima sejak dia masih kecil, menjadi alasan ketakutan dan kebingungan David dalam menerima dirinya yang sebenarnya sebagai seorang queer. Terlebih lagi dengan segala bahaya yang harus ditanggungnya jika terungkap bahwa dirinya adalah bagian dari komunitas LGBTQ seperti diskriminasi, penolakan, dan dipandang sebagai sesuatu yang salah oleh masyarakat.

This research discusses Giovanni's Room (1956), a second novel written by American writer and activist, James Baldwin. Baldwin's writings usually address the topic of inequality or discrimination that happens in society. He frequently uses themes such as race or sexuality in his writings, and in Giovanni's Room, David as the main character experiences confusion and fear over his sexuality which ended up with him denying his sexuality. The objectives of this research are to find out and analyze the factors that may shape David's sexuality as a queer and also to find out the consequences of being a queer in a heteronormative society. The sociology of literature, queer, and masculinity theories are used to determine the reason for David's queerness and finding the consequences of being a queer by focusing on David's actions, dialogues, and descriptions about him in the novel. The results of the analysis show that the things that happened in David's childhood, how the environment when he was raised, as well as the demands and things related to the heteronormative society he received since he was a child, were the reasons for David's fear and confusion in accepting his true self as a queer. Moreover, with all the dangers that must be borne if it is revealed that he is part of the LGBTQ community such as discrimination, rejection, and is seen as something wrong by society.

Kata Kunci : heteronormative society, masculinity, LGBT, queer, sexuality.

  1. S1-2021-394787-abstract.pdf  
  2. S1-2021-394787-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-394787-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-394787-title.pdf