Laporkan Masalah

Lexical Error Analysis of Indonesian-English Translation of Texts in Museum Dewantara Kirti Griya Yogyakarta

AHIMSA W. SWADESHI, Dr. Adi Sutrisno, M.A.

2021 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRIS

Penelitian kali ini bertujuan untuk menguji kesalahan leksikal pada teks terjemahan Bahasa Indonesia-Bahasa Inggris di Museum Dewantara Kirti Griya. Teks tersebut dianalisis menggunakan klasifikasi yang disusun Legenhausen (1975, yang tertera dalam James, 2013). Dari 43 teks yang ada, penelitian ini menemukan 88 kesalahan yang terbagi ke dalam kategori kesalahan formal (62,5%) dan kesalahan semantik (37,5%). Kategori yang pertama berkaitan dengan susunan kata dan frasa, sedangkan yang kedua berkaitan dengan makna dan pasangan kata. Kesalahan-kesalahan ini umumnya mengenai kekacauan konsep makna dan istilah. Ini terjadi karena penerjemah kesulitan untuk menerjemahkan beberapa istilah budaya lokal yang ada di teks sumber.

The current research aims to examine lexical errors in Indonesian-English translated texts in Museum Dewantara Kirti Griya. The classification of Lexical Errors proposed by Legenhausen (1975, as cited in James, 2013) is applied in analysing the texts. From 43 texts, the result indicates that there are 88 errors, classified into formal errors (62,5%) and semantic errors (37,5%). The first one deals with the arrangement of words and phrases, while the second deals with meaning and collocation. The most common errors are about the confusion between concepts and terms. This happens when the translator meets local-cultural terms in the SL that needs extra effort to translate.

Kata Kunci : lexical error, museum, local-cultural terms

  1. S1-2021-410035-abstract.pdf  
  2. S1-2021-410035-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-410035-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-410035-title.pdf