Laporkan Masalah

JARINGAN KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN BANTUL DALAM PERTUKARAN INFORMASI BUDIDAYA TANAMAN LAHAN PEKARANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19

NOVAM TRI WIKARNO P, Alia Bihrajihant Raya, S.P., M.P., Ph.D.;Ir. Harsoyo, M.Ext.Ed

2021 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan dalam pertukaran informasi budidaya tanaman lahan pekarangan saat pandemi COVID-19 di UPTD BPP Kab. Bantul, 2) Mengetahui struktur jaringan komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan dalam proses pertukaran informasi budidaya tanaman lahan pekarangan saat pandemi COVID-19 di UPTD BPP Kab. Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-kuantitatif melalui analisis jaringan komunikasi utuh (whole network) menggunakan software Pajek. Dari analisis didapatkan hasil keaktifan, sentralitas tingkatan (degree centrality), posisi, sentralitas kedekatan (closeness centrality), dan sentraltias keperantaraan (betwenness centrality) ditingkat aktor maupun jaringan komunikasi. Didapatkan hasil dan kesimpulan bahwa jaringan komunikasi informasi program pemanfaatan lahan pekarangan dan budidaya tanaman lahan, baik di tingkat kabupaten, wilayah kelerengan rendah dan kelerengan tinggi Kabupaten Bantul di masa pandemi Covid-19 memiliki dua pola jaringan yang berbeda yaitu interlocking dan radial. Ditinjau dari nilai kuantitatif keaktifan dan posisi, komunikasi pada jaringan tersebut belum berjalan secara optimal. Selain itu, didapatkan temuan bahwa aktor THL-TBPP memiliki posisi dan peran penting di dalam jaringan komunikasi. Hal yang dapat dilakukan untuk mengakselerasi pertukaran informasi program dan budidaya tanaman lahan pekarangan di lingkup PPL Kabupaten Bantul di masa pandemi COVID-19 yaitu, 1) pelatihan atau workshop secara daring, 2) perlu adanya program internal dinas yang dapat mengkader penyuluh pemimpin dalam bidang budidaya tanaman lahan pekarangan, 3) memberikan perhatian khusus baik dalam aspek materiil maupun pelatihan bagi penyuluh THL-TBPP untuk menunjang perannya sebagai aktor penting di dalam jaringan.

This research aims to 1) Examine the communication of agricultural extension officers on information exchange of homegarden farming at UPTD BPP Bantul Regency, 2) Identify the structure of agricultural extension officer communication network on information exchange of homegarden farming amid Covid-19 pandemic at UPTD BPP Bantul Regency. This research uses qualitative-quantitative research methods, particularly whole communication network analysis (whole network) using Pajek software. The analysis results obtained are networks activity, degree centrality, position, closeness centrality, betweenness centrality at the actor and communication network level. The research concludes that the communication network of the homegarden farming program and the homegarden cultivation information, both at the regency level, low slope, and high slope areas of Kabupaten Bantul amid Covid-19 pandemic has two different network patterns, namely interlocking and radial. The communication of the networks has not run optimally, judging from the quantitative value of network activity and position. In addition, the research found that the THL-TBPP actors have a significant role in the communication process. To accelerate the exchange of homegarden program and cultivation information in Bantul Regency amid the Covid-19 pandemic, stakeholders need to 1) provide online training or workshops, 2) held an internal service program that to cadre extension officers leader in homegarden farming, 3) provide THL-TBPP extension officers material aspects and training to support their role as important actors in the network.

Kata Kunci : Budidaya Tanaman Lahan Pekarangan, Analisis Jaringan Komunikasi Utuh, Analisis Jaringan Sosial, Ketahanan Pangan, Kerawanan Pangan, Pandemi, COVID-19.

  1. S1-2021-394317-abstract.pdf  
  2. S1-2021-394317-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-394317-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-394317-title.pdf