MASKULINITAS PEREMPUAN DAN RESISTENSI TERHADAP KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL THE POWER (2016) KARYA NAOMI ALDERMAN
INDRIYANI FRANSISKA, Dr. Nur Saktiningrum, M.Hum.
2021 | Tesis | MAGISTER SASTRAPenelitian ini menganalisis mengenai maskulinitas para tokoh perempuan yang tercermin di dalam novel The Power karya Naomi Alderman. Novel tersebut mengisahkan kehidupan beberapa tokoh utama perempuan yang ada di dalam novel seperti Roxy Monke, Margot Cleary, dan Allie Montgomery-Taylor sebagai perempuan-perempuan yang memiliki sisi maskulinitasnya dengan kekuatan sengatan listrik yang ada pada jari-jari mereka dan diperkuat dengan adanya konstruksi sosial. Penelitian ini menggunakan teori Maskulinitas yang diusung oleh R.W. Connell, Maskulinitas Perempuan oleh Judith Halberstam serta konsep Makulinitas oleh Peter Lehman dan konsep pendukung lain yang akan berfokus untuk mengungkap bagaimana maskulinitas dan konstruksi perempuan digambarkan dalam novel serta upaya resistensi yang dilakukan para tokoh perempuan terhadap ketidakadilan gender dalam novel tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini kemudian menemukan bahwa dalam novel tersebut para tokoh perempuan dikonstruksi oleh lingkungan keluarga, pertemanan, dan masyarakat dan terbentuk adanya faktor maskulinitas yang ada dalam diri mereka. Terdapat empat elemen yang dapat membentuk adanya sisi maskulinitas dalam diri para tokoh perempuan tersebut yaitu kekuasaan, keberanian, heroisme atau kepahlawanan, dan kepemimpinan. Keempat elemen tersebut kemudian menjadi salah satu faktor bahwa sisi maskulinitas juga dapat tergambar dalam diri seorang perempuan. Dalam novel tersebut juga, dapat disimpulkan bahwa maskulinitas perempuan yang tergambar dalam diri perempuan tersebut digunakan pengarang sebagai bentuk upaya resistensi ketidakadilan gender yang terjadi oleh perempuan seperti kekerasan seksual dan pelecehan seksual, kebijakan pemerintah bias gender, dan kekerasan fisik yang kemudian diresistensi dengan upaya di sektor publik dan sektor domestik yang menjadi suatu keberhasilan dalam melawan opresi dan subordinasi yang selama ini terjadi pada perempuan
This study analyzes the masculinity of the female characters associated with Naomi Alderman in the novel. The novel tells of several female main characters in the novel such as Roxy Monke, Margot Cleary, and Allie Montgomery-Taylor who have a masculine side with the power of electric shocks in their fingers and with social constructions. This study uses Masculinities theory promoted by RW Connell, Female Masculinity by Judith Halberstam, and Masculinities concept by Peter Lehman, and other supporting concepts that will focus on revealing how masculinity and female construction are depicted in the novel as well as resistance efforts made by female characters in fighting against women. gender inequality in the novel. The research method used in this research is the descriptive qualitative method. This research then finds that in the novel the female characters are constructed by the environment of family, friendship, and society and the formation of masculinity factors that exist within them. Four elements can shape the existence of masculinity in the female figures, namely power, courage, heroism, and leadership. The four elements possessed by the female characters in the novel then become one of the factors that the masculine side can also be depicted in a woman. In the novel, it can also be said that the masculinity of women depicted in them is used as a form of resistance to gender that occurs by women such as sexual violence and sexual violence, gender-biased government policies, and physical violence which are then resisted by efforts in the sector. public and domestic sectors have become a success in fighting against the oppression and subordination that has been happening to women.
Kata Kunci : Maskulinitas, Konstruksi Maskulinitas, Maskulinitas Perempuan, Resistensi