Integrasi Harga Beras antar Pasar Tradisional di Jawa
ZEVANI AULIA D, Anung Pranyoto, S.P., M.P. ; Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, MS.
2021 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNISPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui trend harga beras pada beberapa pasar tradisional di Jawa, dan (2) mengetahui integrasi harga beras antar beberapa pasar tradisional di Jawa. Data yang digunakan adalah harga beras mingguan (Rp/kg) pada enam pasar tradisional di Jawa. Pasar tradisional yang digunakan dalam penelitian adalah Pasar Rau Banten, Pasar Induk Kramatjati Jakarta, Pasar Kiaracondong Bandung, Pasar Johar Semarang, Pasar Beringharjo Yogyakarta, dan Pasar Wonokromo Surabaya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis trend, Vector Error Correction Model (VECM), dan keeratan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trend harga beras di enam pasar tradisional di Jawa cenderung mengalami penurunan dari Januari 2018 hingga Februari 2019. Penurunan trend harga beras semakin mendekati HET beras yang ditetapkan pemerintah. Integrasi harga beras jangka pendek terjadi di antara semua pasar kecuali Pasar Rau dengan Pasar Kiaracondong serta Pasar Kiaracondong dengan Pasar Johar. Integrasi harga beras jangka panjang terjadi di antara semua pasar kecuali antara Pasar Kramatjati dengan Pasar Kiaracondong, Pasar Rau dengan Pasar Kiaracondong, dan Pasar Johar dengan Pasar Wonokromo. Hubungan keeratan sangat kuat terjadi antara Pasar Beringharjo dengan Pasar Wonokromo dan Pasar Kiaracondong dengan Pasar Johar. Sedangkan hubungan keeratan sangat lemah terjadi antara Pasar Rau dengan Pasar Wonokromo, dan Pasar Beringharjo dengan Pasar Rau.
This study is conducted to investigate: (1) the trend of rice price at traditional markets in Java, and (2) the rice price integration among traditional market in Java. The data used are weekly rice price at six traditional markets in Java: Rau Banten, Kramatjati Jakarta, Kiaracondong Bandung, Johar Semarang, Beringharjo Yogyakarta, and Wonokromo Surabaya, January of 2018 until December of 2019. Trend analysis is used to determine the trend of rice price, while VECM and correlation are used to determine the rice price integration. The results showed that the trends of rice price at traditional markets in Java has been decreasing during the periode and move toward the Rice Ceiling Price set by the government. Both in the short run and long run, rice price among traditional market in Java are partially integrated. In the short run, between Rau Market and Kiaracondong Market, Kiaracondong Market and Johar Market are not integrated, while between Kramatjati Market and Kiaracondong Market, Rau Market and Kiaracondong Market, Johar Market and Wonokromo Market are not integrated in the long run. Beringharjo Market and Wonokromo Market, Kiaracondong and Johar Market have the strongest relationship, while between Rau Market and Wonokromo Market, as well as Beringharjo Market and Rau Market have the weakest relationship.
Kata Kunci : Harga Beras, Pasar Tradisional, Integrasi, Trend, VECM, Korelasi.