Laporkan Masalah

PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DI KELURAHAN MANTRIJERON KECAMATAN MANTRIJERON KOTA YOGYAKARTA

FUAD RAFIF PRASETYO, Dr. Silverius Djuni Prihatin, M.Si

2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan bagian dari kebijakan sosial yang menjadi instrumen pemerintah dalam mengatasi permasalahan kemiskinan dan bertujuan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat yang menerima program tersebut. KUBE merupakan program pemberdayaan masyarakat yang pelaksanaannya melalui penyaluran bantuan modal usaha. Bantuan modal usaha ini disalurkan kepada kelompok-kelompok yang dibentuk oleh dinas sosial untuk kemudian disalurkan kepada setiap anggota guna menjalankan usaha ekonomi produktif. Penyaluran bantuan modal usaha diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup penerima bantuan tersebut. Salah satunya dilaksanakan di Kelurahan Mantrijeron yang berada dekat dengan pusat kota. Potensi ekonomi di bidang kuliner dan industri kreatif terlihat dari berbagai jenis usaha yang dijalani oleh masyarakat setempat. Pelaksanaan program ini menampung potensi tersebut dan memunculkan 8 kelompok KUBE dengan jenis usaha yang berbeda-beda dari setiap anggota. Penelitian ini menggunakan konsep tahapan partisipasi yang dikemukakan oleh Cohen dan Uphoff. Tahapan partisipasi terdiri empat tahapan, yakni pengambilan keputusan, pelaksanaan, menikmati hasil, dan evaluasi. Tahapan tersebut digunakan peneliti untuk melihat proses tahapan partisipasi anggota dalam melaksanakan seluruh kegiatan pelaksanaan program KUBE. Kemudian peneliti melihat sejauh mana anggota yang berpartisipasi dalam melaksanakan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan, data sekunder, dan dokumentasi. Penelitian ini berlokasi di Kelurahan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Informan yang dipilih adalah pendamping, pengurus, dan anggota KUBE. Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling dan snowball sampling, peneliti menentukan informan utama yang kemudian memberikan rekomendasi informan selanjutnya dalam mencari data. Penelitian ini menganalisis data yang diperoleh menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi data. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap anggota, pengurus, dan pendamping berpartisipasi dalam tiap tahapan pelaksanaan Program KUBE. Setiap peserta pelaksanaan KUBE memiliki peranan masing-masing dalam tahapan pengambilan keputusan, pelaksanaan, menikmati hasil, dan evaluasi. Partisipasi anggota KUBE cenderung pasif dalam tahapan mengambil keputusan dan evaluasi. Dalam pelaksanaan program ini, anggota melaksanakan kegiatan usaha masing-masing dan mengikuti pertemuan rutin sebagai tanggung jawab penerima manfaat program ini. Peningkatan pendapatan rumah tangga yang didapatkan anggota tidak signifikan setelah menerima bantuan modal usaha. Bantuan tersebut hanya sebagai stimulasi bagi anggota dalam mempertahankan operasional usaha yang dimiliki. Proses partisipasi yang dilakukan anggota tidak maksimal, sehingga partisipasi anggota perlu ditingkatkan dalam melaksanakan Program Kelompok Usaha Bersama tersebut.

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) is part of a social policy that is government's instrument in overcoming poverty problems and aims to create prosperity for the people who receive the program. KUBE is a community empowerment program whose implementation is trough the distribution of business capital assistance. This business capital assistance is channeled to groups formed by the social service to the be distributed to each member to run productive economic businesses. The distribution of business capital assistance is expected to increase the income and standard of living. One of the is carried out in Mantrijeron Village which is close to the city center. The economic potential in the culinary and creative industries can be seen from the various types of business undertaken by the local community. The implementation of this program accommodated this potential and gave rise to 8 KUBE groups with different types of business from each member. This study uses the concept of stages of participation proposed by Cohen and Uphoff. The participation stage consists of four stages, namely decision making, implementation, enjoying the results, and evaluation. These stages are used by researchers to see the process of member participation stages in carrying out all KUBE program implementation activities. Then the researchers looked at the extent to which members participated in implementing the program. The research method used by the researcher is descriptive qualitative. Data collection techniques used are observation, in-depth interviews, literature study, secondary data, and documentation. This research is located in Mantrijeron Village, Yogyakarta City. The selected informants are assistants, administrators, and KUBE members. The selection of informants using purposive sampling and snowball sampling methods, researchers determine the main informants who then provide recommendations for further informants in finding data. This study analyzed the data obtained using data reduction, data presentation, and drawing conclusions by data triangulation. The findings of this study indicate that every member, administrator, and assistant participates in each stage of the implementation of the KUBE program. Each participant in the implementation of KUBE has their own role in the stages of decision making, implementation, enjoying the results, and evaluation. The participation of KUBE members tends to be passive in the decision making and evaluation stages. In implementing this program, members carry out their respective business activities and attend regular meetings as responsibility of the beneficiaries of this program. The increase in household income obtained by members is not significant after receiving business capital assistance. The assistance is only as a stimulus for members in maintaining their business operations. The participation process carried out by members is not optimal, so that the participation of members needs to be increased in implementing the KUBE program.

Kata Kunci : KUBE, Partisipasi, Pemberdayaan Masyarakat

  1. S1-2021-411354-abstract.pdf  
  2. S1-2021-411354-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-411354-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-411354-title.pdf