Laporkan Masalah

Kekerabatan Bahasa Jawa Banten dan Bahasa Melayu Riau

SOFIYATUNNIDA, Dr. Hendrokumoro, M.Hum.

2021 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan korespondensi fonemis, hubungan kekerabatan, serta menunjukkan waktu pisah bahasa Jawa dan bahasa Melayu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori linguistik historis komparatif. Data yang digunakan dalam penelitian adalah 200 kosakata dasar Swadesh dan 100 kosakata tambahan Kern. Penelitian menggunakan dua jenis data, (1) data primer dan (2) data sekunder. Data primer diperoleh dari informan berupa isian kuesioner disertai hasil rekaman. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka melalui kamus kedua bahasa tersebut. Metode yang digunakan adalah metode simak dan metode simak bebas libat cakap. Data dianalisis dengan menggunakan metode leksikostatistik dan metode penyajian hasil data menggunakan metode formal dan informal. Hasil menunjukkan bahwa persentase kekerabatan bahasa Jawa dan bahasa Melayu sebesar 37%. Dari 300 kosakata dasae terdapat 108 pasangan kosakata kognat, 185 pasangan kosakata yang tidak kognat, dan 7 pasangan yang tidak diperhitungkan. Waktu pisah kedua bahasa dari bahasa proto antara tahun 149 M – 393 M (dihitung dari tahun 2021) dan merupakan satu keluarga (family).

This study aims to describe the phonemic correspondence, kinship relations, and to show the separation time between Javanese and Malay. The theory used in this research is comparative historical linguistic theory. The data used in the study were 200 basic Swadesh vocabularies and 100 additional Kern words. This study used two types of data, (1) primary data and (2) secondary data. Primary data were obtained from informants in the form of filling out a questionnaire accompanied by recordings. Secondary data were obtained from literature study through dictionaries of both languages. The method used is the listening method and the free listening method proficiently. Data were analyzed using lexicostatistical methods and methods of presenting data results using formal and informal methods. The results show that the percentage of kinship between Javanese and Malay is 37%. Of the 300 vocabulary words, there are 108 pairs of cognate vocabulary, 185 pairs of non-cognate vocabulary, and 7 pairs of unrecognized vocabulary. The separation of the two languages from the Prototype is between 149 AD - 393 AD (calculated from the year 2021) and they are one family.

Kata Kunci : Leksikostatistik, kekerabatan bahasa, Jawa, Melayu.

  1. S2-2021-449364-abstract.pdf  
  2. S2-2021-449364-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-449364-title.pdf  
  4. S2-2021-449365-tableofcontent.pdf