PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI MASYARAKAT BERDASARKAN PENDIDIKAN TERAKHIR YANG DITAMATKAN (STUDI KASUS DAMPAK PERTUMBUHAN INDUSTRI KENDAL, JAWA TENGAH)
ZAIMA HILMI, Dr. Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si.
2021 | Skripsi | S1 GEOGRAFI LINGKUNGANKabupaten Kendal ditetapkan menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus. Namun, permasalahan terjadi karena masih banyak tenaga kerja yang memiliki pendidikan rendah serta belum nampaknya dampak dari pertumbuhan industri terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pertumbuhan industri terhadap penyerapan tenaga kerja berdasarkan pendidikan terakhir yang ditamatkan, mengetahui hubungan pertumbuhan industri terhadap pertumbuhan PDRB sektor industri, dan mengetahui strategi yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja sektor industri. Penelitian ini menggunakan metode analisis dekriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis uji korelasi Kendalls tau-b dan uji korelasi berganda, serta uji elastisitas tenaga kerja dan proyeksi penyerapan tenaga kerja. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik dan peraturan daerah terkait. Hasil penelitian yang didapat berdasarkan pengolahan data adalah 1) terdapat hubungan signifikan antara pertumbuhan industri dengan penyerapan tenaga kerja dan menurut pendidikan terakhir yang ditamatkan, 2) tidak terdapat hubungan antara pertumbuhan industri dengan pertumbuhan PDRB sektor industri, dan 3) strategi yang dianggap tepat untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja sektor industri adalah dengan memperbaiki kualitas tenaga kerja atau sumberdaya manusia (SDM) serta mendorong pertumbuhan industri baru. Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk pemerintah daerah setempat agar dapat meningkatkan pertumbuhan industri sehingga dapat merangsang pertumbuhan PDRB sektor industri agar berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja.
Kendal Regency is designated as one of the Special Economic Zones. However, the problem occurs because there are still many workers who have low education and the impact of industrial growth is not yet visible on improving the economy of the community and region. Based on these problems, this study aims to determine the relationship between industrial growth and employment based on the last education completed, to find out the relationship between industrial growth to GRDP growth in the industrial sector, and to determine strategies that can be taken to maximize employment in the industrial sector. This study uses a quantitative descriptive analysis method using the analysis method of the Kendalls tau-b correlation test and multiple correlation tests, as well as the elasticity test of labor and the projection of labor absorption. The data used is secondary data collected from the Central Statistics Agency and related regional regulations. The results obtained based on data processing are 1) there is a significant relationship between industrial growth and employment and according to the last education completed, 2) there is no relationship between industrial growth and GRDP growth in the industrial sector, and 3) strategies that are considered appropriate to maximize employment in the industrial sector is to improve the quality of labor and encourage the growth of new industries. Through the results of this study, it is hoped that it can be input for local governments in order to increase industrial growth so that it has an impact on increasing labor absorption.
Kata Kunci : penyerapan tenaga kerja, pendidikan, PDRB, industri