Laporkan Masalah

Sinergi Antar Lembaga Dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perempuan di Kabupaten Wonosobo

FAJAR JAYANA SUKMA, Sri Wiyanti Eddyono, S.H.,LL.M.,Ph.D.

2021 | Skripsi | S1 HUKUM

Tindak kekerasan terhadap perempuan khususnya dalam rumah tangga dewasa ini kerap terjadi, bahkan kasus kekerasan dalam rumah tangga menjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dengan jumlah tertinggi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Wonosobo yang sebenarnya bukanlah kabupaten yang terbilang besar di Jawa Tengah, namun kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir selalu berada dalam urutan tiga teratas di Provinsi Jawa Tengah bersama Kota dan Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kerja sama dan kendala yang dialami antar lembaga dalam upaya pencegahan kasus tindak pidana kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Wonosobo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif empiris. Subjek penelitian berupa narasumber yang berasal dari Dinas PPKBPPPA Wonosobo, Unit PPA Polres Wonosobo, dan UPIPA GOW. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan oleh beberapa lembaga terkait terutama oleh ketiga lembaga (Dinas PPKBPPPA; UPIPA GOW; Unit PPA Polres Wonosobo) mempunyai porsi yang berbeda-beda dan dalam upaya pencegahan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan di Kabupaten Wonosobo yang dilakukan antar ketiganya tidak terlalu bersinergi. Kendala yang menghambat upaya pencegahan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan meliputi kendala internal yaitu faktor Sumber Daya Manusia dan anggaran, kendala eksternal yaitu kurangnya komunikasi dan koordinasi antar lembaga, dan banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan yang terjadi.

Violence against woman especialy domestic violence have been constanly happening. In fact, domestic violence has become the highest number cases of violence against women in Indonesia recent years. This research was conducted in Wonosobo Regency which is actually not a relatively large regency in Central Java, but the number of violence againts women cases that have occurred in recent years have always been in top three in Central Java Province along with the City and Regency of Semarang. This research objectives are, fisrtly, to know how the synergy between institutions in efforts to prevent cases of violence against women in Wonosobo Regency, and second, to know the obstacles face by the insitutions in in efforts to prevent cases of violence against women in Wonosobo Regency. This research use an empirical normative method. The research subjects were interviewee from Dinas PPKBPPPA Wonosobo, Unit PPA Polres Wonosobo, and UPIPA GOW. The results show that prevention efforts are carried out by several related institutions, especially by the three institutions (Dinas PPKBPPPA; UPIPA GOW; Unit PPA Polres Wonosobo) had different portions and not very synergistic. Obsatcles which hamper the efforts of prevention criminal acts of domestic violence against women were inculed internal obstacles, human resources and budget factor, external obstacles that is included the lack of communication and coordination between institutions, and the number of cases of domestic violence against women that occur.

Kata Kunci : sinergi, kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan, pencegahan

  1. S1-2021-366589-abstract.pdf  
  2. S1-2021-366589-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-366589-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-366589-title.pdf