Laporkan Masalah

Strategi Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Pinus Pengger, RPH Mangunan, KPH Yogyakarta

INDAH MUFTI R, Wiyono, S.Hut., M.Si

2021 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN

Kemitraan kehutanan melalui program pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat merupakan salah satu bentuk realisasi dari skema perhutanan sosial yang melibatkan partisipasi dan peran dari masyarakat secara penuh dalam pengelolaan hutan. Sejak awal tahun 2020 terjadi pandemi yang membawa pengaruh besar terhadap semua sektor, salah satunya sektor wisata alam. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengelolaan CBT berdasarkan tiga aspek utama yaitu pengelolaan kelembagaan, kawasan, dan usaha; (2) menganalisa pengelolaan dengan SWOT, (3) merumuskan strategi pengembangan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Penelitian dilakukan di Pinus Pengger dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, pengisian kuesioner, observasi lapangan, dan studi literatur. Analisa data dilakukan dengan metode gabungan melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pengelolaan wisata terbagi kedalam tiga aspek kelola dengan melibatkan partisipasi aktif anggota dalam pembentukan struktur kepengurusan, perencanaan program kerja, pengelolaan potensi kawasan, pengelolaan usaha wisata dan usaha baru, serta pengelolaan pendapatan wisata; (2) Strategi pengembangan yang dapat diterapkan yaitu pembinaan keterampilan pembuatan kerajinan, menciptakan fasilitas outdoor untuk anak-anak, menciptakan konsep wisata alam berbasis edukasi kepada pengunjung, meningkatkan pengetahuan anggota terkait pengenalan jenis tapak tumbuhan sehingga keterampilan dalam mengelola hutan dapat meningkat; (3) Strategi pengelolaan wisata di masa pandemi yaitu meningkatkan pengaturan jarak parkir untuk mengurangi mobilitas kerumunan, meningkatkan penggunaan sistem pembayaran non-tunai dengan cara memberikan promo, meningkatkan mindset dalam mempelajari perkembangan trend wisata alam di masa pandemi.

Forestry partnerships through community-based ecotourism management programs are a form of realization of social forestry schemes that involve full community participation and role in forest management. Since the beginning of 2020 there has been a pandemic that had a major impact on all sectors, one of them was the eco-tourism sector. This study aims to (1) determine the management of community-based ecotourism based on three main aspects, namely institutional management, area management, and business management; (2) analyze ecotourism management with SWOT analysis; (3) formulate development strategies in dealing with the Covid-19 pandemic. This research was conducted in Pinus Pengger, using data collection techniques by in-depth interviews, filling out questionnaires, field observations, and literature studies. The data analysis was carried out by a mix method through triangulation techniques. The results showed: (1) Tourism management is divided into three aspects of management by involving the active participation of members in the formation of the management structure, work program planning, area potential management, tourism business management and new businesses, and tourism revenue management; (2) The development strategy that can be applied are fostering craft skills, creating outdoor facilities for children, creating an educational concept of ecotourism for visitors, increasing members knowledge regarding the introduction of plant footprints so that skills in managing forests can be improved; (3) The tourism management strategy during the pandemic are increasing parking distance arrangements to reduce crowd mobility, increasing the use of non-cash payment systems by providing promos, increasing the mindset in studying the development of ecotourism trends during the pandemic.

Kata Kunci : Ekowisata, Pemberdayaan Masyarakat, Pinus Pengger, Covid-19

  1. D3-2021-426076-abstract.pdf  
  2. D3-2021-426076-bibliography.pdf  
  3. D3-2021-426076-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2021-426076-title.pdf