Hubungan antara Stres dengan Pola Makan dan Status Gizi Mahasiswa Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta pada Masa Pandemi Covid-19
HANAFIYAH IMRONI, Dr. dr. Emy Huriyati, M.Kes; Yayuk Hartriyanti, SKM., M.Kes
2021 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATANStatus gizi mahasiswa dapat ditentukan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan makan yang tidak optimal akibat stres yang berlebihan. Berbagai penelitian menyebutkan, kondisi pandemic disertai dengan semakin meningkatnya prevalensi berat badan berlebih dan obesitas pada dewasa muda Indonesia, serta tingginya prevalensi status gizi tidak normal pada mahasiswa yang mengalami stres. Status gizi yang tidak optimal menyumbang pada risiko morbiditas, mortalitas, dan double burden of disease (penyakit menular dan tidak menular) yang tinggi.
The nutritional status of students can be determined by food intake that is not optimal due to excessive stress. Various studies explain that the pandemic is accompanied by the increasing prevalence of overweight and obesity in young adults and stressed students. Suboptimal nutritional status contributes to the high risk of morbidity, mortality, and double burden disease (communicable and non-communicable disease).
Kata Kunci : Status Gizi, Pola Makan, Stres, Mahasiswa, Pandemi Covid-19.