Laporkan Masalah

Evaluasi Daya Layan dan Keterjangkauan SMP Negeri Sebelum dan Sesudah Sistem Zonasi di Pinggiran Kota Semarang

ADILLA RESTI HAPSARI, Dr. Andri Kurniawan, S.Si., M.Si.

2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Sistem zonasi adalah inovasi dari Kementerian pendidikan sebagai upaya pemerataan kesempatan sekolah dengan mempertimbangkan keterjangkauan jarak tempuh siswa dari tempat tinggal ke sekolah. Kondisi topografi Kota Semarang yang beragam dan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya, khususnya pada pinggiran kotanya menjadi alasan perlu dilakukan kajian terkait daya layan dan keterjangkauan jarak dengan tujuan untuk mengetahui sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang tepat untuk Kota Semarang. Penelitian dilakukan di Pinggiran Kota Semarang dengan unit penelitian adalah sekolah-sekolah SMP Negeri. Kajian Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui instansi terkait. Pengumpulan data primer adalah menggunakan wawancara secara mendalam. Teknik penentuan sampel berupa purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis daya layan, analisis jaringan, uji paired sample t-test dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas daya layan SMP Negeri mengalami peningkatan setelah zonasi baik dari segi daya tampung maupun jarak. Terdapat perubahan rata-rata jangkauan jarak tempuh siswa yang diterima di SMP Negeri menjadi lebih pendek setelah diberlakukannya sistem zonasi. Sistem PPDB yang tepat untuk mewujudkan keterjangkauan dan pemerataan adalah dengan menggunakan sistem zonasi.

The zoning system is an innovation from the Ministry of Education to promoting equal education opportunities, regarding the accessibility of student travel distance from residence to school. The various topographical conditions of the city of Semarang and the population increase each year, especially on the suburbs of Semarang City are the reason why it is necessary to conduct a study related to service ability and affordability of distances with the aim of knowing the PPDB (New Student Admissions) system for Semarang City. The research was conducted in the suburbs of Semarang city and state junior high schools as research units. The research method uses quantitative and qualitative approaches. The analysis techniques using service ability analyst, network analyst, paired sample t-test and descriptive analyst. Secondary data collection is done through the relevant agencies. The primary data collection is using in-depth interviews. The sampling technique is purposive sampling. The results showed that the effectiveness of services in the state junior high schools has improved after zoning in both capacity and distance. There is a change in the average distance traveled by students who are accepted into state junior high school to be shorter after the implementation of the zoning system. The right PPDB system to achieve accessibility and equity is to use the zoning system.

Kata Kunci : sistem zonasi, daya layan, keterjangkauan, PPDB, fasilitas pendidikan

  1. S1-2021-412069-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412069-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412069-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412069-title.pdf