Emotional Connectedness dalam Paduan Suara: Sebuah Studi Kualitatif
DENIA FARAHDIAN, Satwika Rahapsari, S. Psi, M.A
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian terdahulu menunjukkan bahwa bernyanyi dalam kelompok dapat memfasilitasi terbentuknya keterhubungan emosional atau emotional connectedness. Akan tetapi, masih jarang ditemukan penelitian yang membahas pengalaman emotional connectedness pada anggota paduan suara secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman emotional connectedness pada anggota paduan suara berikut makna pengalaman tersebut bagi anggota. Metode penelitian yang digunakan adalah metode fenomenologi interpretatif (IPA) yang dikombinasikan dengan music elicitation method. Berdasarkan hasil analisis, peneliti menemukan lima tema utama, yaitu bentuk emotional connectedness, faktor pendukung terbentuknya emotional connectedness, dampak emotional connectedness, emosi tidak terhubung, serta makna emotional connectedness bagi diri.
Previous studies showed that singing in group may facilitate emotional connectedness between singers. However, it is still rare to find research that discusses the experience of emotional connectedness in choir members. This study aims to explore the experience of emotional connectedness in choir members and the meaning of these experiences for members. We use interpretative phenomenological analysis method (IPA) in combination with music elicitation method. Based on the results of the analysis, we found five main themes: 1) the form of emotional connectedness, 2) the supporting factors for the formation of emotional connectedness, 3) the impact of emotional connectedness, 4) unbounded emotions, and 5) meaning of emotional connectedness for oneself.
Kata Kunci : emotional connectedness, paduan suara, anggota paduan suara, emosi