NARRATIVE REVIEW: GAMBARAN EFIKASI DAN PROFIL EFEK SAMPING ANTIBIOTIK SEBAGAI TERAPI SISTITIS PADA POPULASI UMUM MAUPUN POPULASI KHUSUS
SAZKIA CHAIRUNISA H, apt. Mawardi Ihsan, M.Sc. ; Dr. apt. Indah Purwantini, M.Si.
2021 | Skripsi | S1 FARMASISistitis merupakan infeksi saluran kemih dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Terapi antibiotik dapat diberikan untuk mengatasi sistitis. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari gambaran efikasi serta profil efek samping penggunaan antibiotik empiris dan definitif untuk terapi sistitis pada populasi umum maupun khusus. Narrative review ini diawali dengan penetapan kata kunci untuk melakukan pencarian artikel ilmiah dari beberapa database meliputi PubMed, ProQuest, EBSCOhost, Scopus, ScienceDirect, dan SpringerLink. Artikel yang digunakan merupakan artikel full text yang mempelajari tingkat kesembuhan klinis dan eradikasi bakteri antibiotik serta efek sampingnya, baik rawat jalan maupun rawat inap, berbahasa inggris, diterbitkan pada tahun 2001-2020, dan dengan rancangan RCT, cross-sectional, cohort dan studi observasi lainnya, Sebanyak 24 artikel digunakan dalam penelitian ini. Analisis dilakukan dengan melihat nilai RR, IK 95%, dan p value. Sistitis dapat diobati beberapa antibiotik empiris dengan yang cenderung memiliki efikasi lebih rendah adalah amoksisilin-klavulanat dan fosfomisin, sedangkan antibiotik definitif yang efektif dan berhasil ditemukan hanya nitrofurantoin dan fosfomisin. Secara keseluruhan, efek samping yang umum terjadi meliputi mual, muntah, gangguan pencernaan, sakit kepala, pusing, diare, loose stool, dan vaginitis. Antibiotik yang paling sedikit dilaporkan menyebabkan efek samping yaitu sefaklor dan yang paling banyak adalah nitrofurantoin. Beberapa antibiotik telah diketahui efektif dan aman untuk diberikan pada pasien anak, hamil, dan lanjut usia. Efikasi nitrofurantoin dan fosfomisin akan menurun jika diberikan pada pasien dengan gangguan ginjal.
Cystitis is a urinary tract infection with a reasonably high incidence. Antibiotic therapy can be given to treat cystitis. This study aimed to describe the efficacy and side effect profile of using empirical and definitive antibiotics for cystitis treatment in general and specific population. This narrative review begins with determining keywords to search for scientific articles from several databases including PubMed, ProQuest, EBSCOhost, Scopus, ScienceDirect, and SpringerLink. The article used are full text articles studying clinical cure rates and bacterial eradication of antibiotics and their side effects, both outpatient and inpatient, in English, published in 2001-2020, and with RCT design, cross-sectional, cohort and other observational study. A total of 24 articles were used in this study. Information was analyzed based on RR value, 95% CI, and p value. Cystitis can be treated with several empiric antibiotics that have lower efficacy are amoxicillin-clavulanate and fosfomycin, while the definitive antibiotics that are effective and successfully found are only nitrofurantoin and fosfomycin. Overall, common side effects include nausea, vomiting, indigestion, headache, dizziness, diarrhea, loose stools, and vaginitis. The antibiotic that was the least reported causing side effects was cefaclor and the most was nitrofurantoin. Several antibiotics have been effective and safe to be given to pediatric, pregnant, and elderly patients. The efficacy of nitrofurantoin and fosfomycin will be reduced if given to patients with renal impairment.
Kata Kunci : sistitis, antibiotik, efikasi, efek samping