Laporkan Masalah

Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Lengan Atas Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Radioterapi dengan Risiko Malnutrisi di RSUP DR. Sardjito

DWIKI RENDY DOLADO, Dr. Susetyowati, DCN., M.Kes.; Nurina Umy Habibah, S.Gz., MS.

2021 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Pasien kanker memiliki kecenderungan untuk mengalami penurunan kualitas hidup yang diakibatkan oleh penyakit dan pengobatan yang dijalani. Status gizi menjadi salah satu faktor yang sangat berperan penting dalam kualitas hidup pasien kanker. Pengukuran status gizi pada pasien kanker dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa cara diantaranya seperti dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LLA). Oleh karena itu, peneliti memiliki ketertarikan untuk mengetahui hubungan antara status gizi berdasarkan IMT dan LLA terhadap kualitas hidup pasien kanker dengan risiko sedang dan tinggi malnutrisi yang menjalani radioterapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi pasien berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LLA) terhadap kualitas hidup pasien kanker. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Jumlah subjek yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu 45 orang. Data karakteristik subjek dan kualitas hidup pasien diperoleh melalui wawancara dan rekam medis. Data berat badan dan LLA pasien diperoleh melalui pengukuran secara langsung sedangkan tinggi badan pasien diperoleh melalui catatan medis. Hasil: Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan IMT dan LLA terhadap kualitas hidup pasien kanker yang diukur berdasarkan skala gejala dan skala fungsional. Hal ini dibuktikan pada analisis bivariat yang menunjukkan tidak terdapat satupun nilai p yang kurang dari 0,05 pada setiap analisis yang dilakukan pada masing-masing skala. Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan IMT dan LLA terhadap kualitas hidup pasien kanker yang diukur berdasarkan skala gejala dan skala fungsional.

Background: Cancer patients have a tendency to experience a decrease in the quality of life caused by the disease and the treatment itself. Nutritional status is one of the factors that play an important role in the quality of life of cancer patients. Measuring nutritional status in cancer patients can be done by using several ways such as using Body Mass Index (BMI) and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC). So that, we have an interest in knowing the relationship between nutritional status based on BMI and MUAC on the quality of life of cancer patients with moderate and high risk of malnutrition undergoing radiotherapy. Objective: This study aims to determine the relationship between nutritional status of patients based on Body Mass Index (BMI) and Upper Arm Circumference (ALL) on the quality of life of cancer patients. Method: This research is an observational study with a cross-sectional design. Total subject of this study were 45 respondents. Subject characteristic and quality of life data were obtained through interviews and medical records. Data on body weight and MUAC obtained through direct measurements while height obtained through medical records. Results: The results showed that there was no significant relationship between nutritional status based on BMI and ALL on the quality of life of cancer patients as measured by symptom scale and functional scale. This is evidenced in the bivariate analysis which shows that there is no p value less than 0.05 in each analysis carried out on each scale. Conclusion: There is no significant relationship between nutritional status based on BMI and MUAC on the quality of life of cancer patients as measured by symptom scale and functional scale.

Kata Kunci : IMT, LLA, Kualitas, Hidup, Kanker, Radioterapi

  1. S1-2021-412204-abstract.pdf  
  2. S1-2021-412204-bibliography.pdf  
  3. S1-2021-412204-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2021-412204-title.pdf