Laporkan Masalah

Pemetaan Ketersediaan dan Keterjangkauan Pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Sleman

NAFISYA PUTRI M, Dr. Prima Widayani, M.Si

2021 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

Kesehatan merupakan salah satu aspek penting terciptanya kesejahteraan masyarakat. Sarana kesehatan tingkat pertama yang menjadi andalan serta tolak ukur dari perkembangan kesehatan adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Penelitian ini bertujuan mengetahui pola sebaran, ketersediaan pelayanan, keterjangkauan pelayanan serta hubungan keterjangkauan pelayanan dengan jumlah pengunjung fasilitas Puskemas di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah metode SIG dan metode deskriptif kuantitatif. Metode SIG digunakan untuk mengalisis pola sebaran fasilitas Puskesmas dengan menggunakan metode nearest neighbor dan keterjangkauan pelayanan menggunakan metode network analyst service area. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis ketersediaan pelayanan serta analisis hubungan keterjangkauan pelayanan dengan jumlah pengunjung fasilitas Puskemas di Kabupaten Sleman. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer merupakan data perolehan dari suvei lapangan yang terdiri dari data titik koordinat fasilitas Puskesmas, data sekunder merupakan data perolehan dari instansi terkait berupa peta batas administrasi, peta penggunaan lahan, data jumlah pengunjung fasilitas Puskesmas, data jumlah penduduk. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Puskesmas di Kabupaten Sleman memiliki pola persebaran dispersed atau tersebar merata yang dianalisis dengan menggunakan metode nearest neighbor; (2) Sebagian besar Puskesmas di Kabupaten Sleman belum mampu mencukupi terhadap kebutuhan masyarakat pada wilayahnya; (3) Keterjangkauan pelayanan fasilitas Puskesmas di Kabupaten Sleman belum mampu menjangkau di semua wilayah; (4) Terdapat hubungan yang signifikan terhadap keterjangkauan pelayanan dengan jumlah pengunjung fasilitas Puskesmas.

Health is important aspect of creating community welfare. One of the first level health service facilities become a mainstay and a benchmark for health development is public health center. The purpose of this research are to determine the distribution pattern, service availability, service affordability and relation between service coverage area and the number of visitors Puskemas facility in Sleman Regency. The method use in this research utilized GIS techology and quatitative descriptive methode. GIS technology used to analyze the distribution pattern of Puskesmas facility by using the nearest neighbor method and service affordability by using the network analyst service area method. Quatitative descriptive method was used to analyze service availability and to analyze relation between service coverage area and the number of visitors Puskemas facility in Sleman Regency. Getting data can be diferenciated by two way techniques; primary and secondary technique. Primary technique was a method to get data based from survey method and secondary technique was the method to get data which intuition given. The is accorded between primary technique and secondary technique. The result of this research are (1) Puskesmas in Sleman Regency have a dispersed distribution patten analyzed using the nearest neighbor method; (2) Most of the public health center in Sleman Regency have not fulfilled service availability; (3) Service affordability of public health center in Sleman Recency not already fulfilled affordability; (4) There is a significant relation between service coverage area and the number of visitors Puskemas facility in Sleman Regency.

Kata Kunci : Puskesmas, Analisis Spasial, Korelasi Pearson

  1. D3-2021-426116-abstract.pdf  
  2. D3-2021-426116-bibliography.pdf  
  3. D3-2021-426116-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2021-426116-title.pdf