Perbandingan Perilaku Perjalanan Mahasiswa Sebelum Pandemi COVID-19 dan Selama Pandemi COVID-19 (Studi Kasus Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
MUHAMMAD NUR FATHONI, Dr. Eng. M. Zudhy Irawan, S.T., M.T.
2021 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILSemenjak virus COVID-19 masuk di Indonesia pada awal bulan Maret 2020 dan setelah Pemerintah menetapkan peraturan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan virus tersebut, rutinitas masyarakat Indonesia mengalami perubahan. Anjuran social distancing, WFH (work from home), dan kegiatan pembatasan massal lainnya membuat karakteristik perilaku perjalanan suatu kelompok tertentu berubah. Untuk mengetahui perubahan perilaku perjalanan tersebut maka perlu dilakukan perbandingan perilaku perjalanan sebelum pandemi COVID-19 dan selama pandemi COVID-19. Kelompok subjek penelitian ini adalah mahasiswa di Provinsi D.I. Yogyakarta yang telah diwawancarai secara online dengan googleform dan didapatkan 408 responden yang memenuhi kriteria untuk menunjang variabel-variabel perilaku perjalanan yang dibutuhkan oleh peneliti. Dengan melalui proses pengolahan data dan analisis pembuktian menggunakan metode Wilcoxon Signed Ranked Test. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat diketahui bahwa tidak terdapat perubahan yang signifikan untuk penggunaan moda transportasi yang digunakan mahasiswa. Sedangkan untuk biaya perjalanan setiap minggu, frekuensi perjalanan, dan waktu tempuh di empat zona tarikan perjalanan mengalami perubahan yang signifikan.
Since COVID-19 entered Indonesia in early March 2020 and the Government issued regulations on large-scale social restrictions to handle the acceleration of the virus, routines of the Indonesian people have changed. Social distancing, WFH (Work From Home) advice, and other mass restriction activities change the characteristics of a particular group travel behavior, it is necessary to compare travel behavior before the COVID-19 pandemic dan during the COVID-19 pandemic. The group of research subjects were college students in the province of D.I. Yogyakarta who were interviewed online with googleform and found 408 respondents who meet the criteria to support the travel behavior variables required by the researcher. By going through the data processing and proving analysis using the Wilcoxon Signed Ranked Test method. Based on the test results, it can be seen that there is no significant change in the use of transportation modes used by students. As for the cost of travel in a week, the frequency of trips, and the travel time in the four travel attraction zones experienced significant changes.
Kata Kunci : Perilaku Perjalanan, COVID-19, Mahasiswa