Laporkan Masalah

Peningkatan pengetahuan dan kemampuan komunikasi tentang seksualitas pada ibu melalui pemberian informasi

LESTARI, Sri, Prof.Dr. Sri Mulyani Martaniah, MA

2002 | Tesis | S2 Psikologi

Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga dalam memberikan informasi tentang seksualitas pada remaja masih rendah. Kondisi tersebut memerlukan perhatian mengingat sebagian besar remaja mengharapkan untuk mendapatkan informasi tentang seksualitas dari orang tuanya. Para ibu menyadari bahwa rnereka seharusnya menjadi pendidik seksualitas bagi anak-anaknya. Namun mereka mengalami kesulitan untuk menjalankan peran tersebut karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki dan kurang memiliki ketrampilan untuk mengkomunikasikan seksualitas dengan anak. Oleh karena itu. intervensi guna membantu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan komunikasi tentang seksualitas pada ibu diperlukan. Dua puluh sembilan orang ibu berpartisipasi dalam penelitian ini. Mereka dibagi ke dalam tiga kelompok. yang mendapatkan perlakuan yang berbeda. Kelompok i mendapatkan ceramah dan pelatpan komunikasi. kelompok 2 mendapatkan ceramah dan kelompok 3 mendapatkan kliping. Efektivitas perlakuan dilihat sebanyak dua kali, yakni pada pra-perlakuan dan pasca perlakuan. Alat ukur yang digunakan adalah skala pengetahuan seksualitas dan skala kemampuan komunikasi. Analisis variansi Campuran digunakan untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan keammpuan komunikasi dari pra-perlakuan sampai pasca perlakuan. Sebagai tambahan, data kemampuan komunikasi juga dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (a) metode kliping efektif untuk meningkatkan pengetahuan seksualitas; (b) metode ceramah dan pelatihan komunikasi. metode ceramah dan metode kliping kurang efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi tentang seksualitas. Terjadinya ha1 ini mungkin disebabkan oleh kecenderungan ibu untuk mengevaluasi pesan yangditerimanya. ibu belum memiliki pengetahuan seksualitas yang komprehensif dan kurang memperhatikan tahap perkembangan anak ketih membicarakan topik seksualitas dengan anak. Secara kualitatif, terdapat 5 orang (50%) dari kelornpok yang mendapatkan ceramah dan pelatihan, 3 (33.33%) orang dari kelompok yang mendapatkan cerarnah, dan 3 orang (30%) dari kelompok yang mendapatkan kliping yang menunjukkan perubahan kualitas isi jawaban dalam menanggapi pertanyaan anak mengenai seksualitas pada pasca perlakuan.

The study of family's role in giving sexual information to the adolescents is low. This leads to a special attention from the researcher since most of adolescents wish to get the sexual information from their parents. Mothers realize that they should be good in giving sexual guidance and counseling for their children. However, they have some difficulty as if playing their role because of a limited knowledge and insufficient ability to give the sexual information to their children; and hence increasing mothers knowledge and communication skill in giving the sexual information is very essential. The respondents of this study were 29 mothers, who were divided into three groups with a level of different interest. Group I got a lecture and communication training; group 2 a lecture; group 3 a clipping. Such a method was evaluated in two stages; pretest and postest. The instruments in the study were two scales; sexual knowledge and communication skill scales were used to measure and analyze the method. The Mixed Design Analysis of Variance was used to analye a change in the knowledge and communication skill from the pretest to posttest periods while the Qualitative analysis was used to analyze the data of communication skill. The study found that a) the clipping method was effective in increasing the sexual knowledge; b) the method of lecture and communication training, lecture and clipping were less effective in increasing the communication skill. it might occur because of the mothers tendeng to evaluate some message they received from their children. They had insufficient-sexual knowledge and were less interested in the development stage of the children when talking about the sexual@ to them. The study also found that the content of some mother's answer increased Qualitatively. This occurred in 5 (50%) mothers in group I , 3 (33,33%) in group 2, and 3 (30%) in group 3.

Kata Kunci : Ibu,Pengetahuan Seksualitas,Informasi, giving information, sexual knowledge, sexual communication skill


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.