PERANCANGAN APLIKASI MOBILE "BYE GERD" UNTUK MONITORING KESEHATAN PENDERITA GASTROESOPHAGEAL REFLUKS DISEASE (GERD)
SHELLINA SAID, Angga Eko Pramono, S.KM., M.P.H.
2021 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATANABSTRAK Latar Belakang: GERD adalah penyakit yang umum dialami oleh setiap orang. Di Indonesia terdapat penelitian yang dilakukan yaitu di Medan pada 2015 didapatkan hasil 40%, di Jakarta pada 2017 didapatkan hasil 13.3%, di Jakarta pada 2018 didapatkan hasil 44%, di Bandung pada 2019 didapatkan hasil 47,2%, dan di kalangan mahasiswa kedokteran Universitas Syiah Kuala pada 2019 didapatkan hasil 8,8% - 25.9%. Tujuan: Perancangan ini bertujuan untuk membuat rancangan aplikasi mobile penyakit GERD agar memberikan kemudahan bagi pasien dan tenaga kesehatan dalam melakukan pengobatan. Metode: Perancangann ini menggunakan model SDLC dengan metode Waterfall. SDLC merupakan sebuah metode untuk mengembangkan sistem, dengan tahapan yaitu Perencanaan, Analisis, Desain, Implementasi dan Penggunaan Hasil: Hasil perancangan aplikasi mobile Bye GERD yaitu desain UML terdiri dari Use case diagram dan Activity diagram, desain basis data terdiri dari ERD, kamus data dan relasi tabel, serta desain tampilan antarmuka terdiri dari menu masuk, edukasi, kuisioner, konsultasi, data harian dan riwayat data. Kesimpulan: Perancangan aplikasi Bye Gerd ditujukan bagi pasien penderita GERD sebagai media pemelihara kesehatan pengguna. Perlu dilakukan wawancara dengan jumlah responden lebih banyak jika akan diimplementasikan. Kata Kunci: Perancangan, gerd, antarmuka.
ABSTRACT Background: GERD is a common disease experienced by everyone. In Indonesia, there are studies conducted in Medan at 2015 the results were 40%, in Jakarta at 2017 the results were 13.3%, in Jakarta at 2018 the results were 44%, in Bandung at 2019 the results were 47.2%, and among medical students Syiah Kuala University at 2019 obtained results of 8.8% - 25.9%. Objective: This design aims to designing a mobile application for GERD in order to provide convenience for patients and health workers in carrying out treatment. Method: The design used SDLC model with Waterfall method. SDLC is a method for developing a system, consist of Planning, Analysis, Design, Implementation and Use Results: The results of Bye GERD mobile application design are UML design consisting of Use case diagrams and Activity diagrams, database design consists of ERD, data dictionary and table relations, and user interface design consists of login menu, education, questionnaires, consultations, daily data and data history. Conclusion: The design of Bye Gerd application is intended for patients with GERD as a medium for maintaining the health of the user. It is necessary to conduct interviews with more respondents if it is to be implemented. Keywords: Design, gerd, interface.
Kata Kunci : Perancangan, gerd, antarmuka.