Pengaruh Injeksi Prostaglandin E2 terhadap Kecepatan Pergerakan Gigi secara Ortodonti : Narrative Review
REZA DARA VIRLANE, Dr. drg. Ananto Ali Alhasyimi,M.D.Sc.,Sp.Ort; Prof. Dr. drg. Pinandi Sri Pudyani,SU.,Sp.Ort(K)
2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIPerawatan ortodonti adalah perawatan yang bertujuan untuk memperoleh oklusi yang harmonis baik letak maupun fungsinya dengan penggunaan peranti ortodonti. Pemakaian peranti ortodonti dengan durasi waktu yang cukup lama dapat menimbulkan efek negatif seperti gigi berlubang, resorpsi akar gigi, inflamasi gingiva, resesi gingiva, dan kebersihan rongga mulut yang buruk. Untuk mengurangi durasi penggunaan peranti dilakukan prosedur untuk mempersingkat perawatan ortondonti yaitu dengan penggunaan prostaglandin E2. Prostaglandin E2 bisa didapatkan dari hormonal tubuh dan farmakologis, sehingga memicu pembentukan osteoklas yang bertujuan mempercepat pergerakan gigi dalam perawatan ortodonti. Pencarian literatur menggunakan database Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar yang dipublikasikan antara tahun 2010-2020. Jurnal yang digunakan berupa review, jurnal penelitian, dan jurnal kasus berbahasa Indonesia/Inggris serta dilengkapi dengan metode penelitian. Penggunaan jurnal dibatasi dengan jurnal internasional bereputasi tingkat quartile Q1-Q4 dan jurnal terakreditasi kategori SINTA S1-S2. Kata kunci yang dipakai yaitu orthodontics, tooth movement, prostaglandin E2, rate, speed, dan velocity. Injeksi prostaglandin E2 terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan pergerakan gigi secara ortodonti. Secara in vitro injeksi prostaglandin E2 meningkatkan sintesis mRNA dan sekresi protein dari aktivator receptor nuclear faktor kappa-B ligand (RANKL) yang memicu aktivitas osteoklastik. Secara in vivo injeksi prostaglandin E2 meningkatkan permeabilitas vaskular dan sifat kemotaktik yang merangsang pembentukan osteoklas. Dari bukti penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa injeksi prostaglandin E2 dapat mempengaruhi percepatan pergerakan gigi secara ortodonti.
Orthodontic treatment is a treatment that the aim is to obtain a harmonious occlusion both in location and function with the use of orthodontic appliances. The use of orthodontic appliances for a long time can cause negative effects such as cavities, tooth root resorption, gingival inflammation, gingival recession, and poor oral hygiene. To reduce the duration of use of the appliance, a procedure to shorten orthodontic treatment is performed, namely the use of prostaglandin E2. Prostaglandin E2 is obtained from body hormones and pharmacology, which triggers the formation of osteoclasts which aim to accelerate tooth movement in orthodontic treatment. The literature search used the Pubmed, Science Direct, and Google Scholar databases published between 2010-2020. The journals used are in the form of reviews, research journals, and case journals in Indonesian / English and are equipped with research methods. The use of journals is limited to reputable international journals with quartile level Q1-Q4 and accredited journals from SINTA S1-S2 category. The keywords used are orthodontics, tooth movement, prostaglandin E2, rate, speed, and velocity. Prostaglandin E2 injection has been shown to be effective in increasing the speed of orthodontic tooth movement. In vitro injection of prostaglandin E2 increases mRNA synthesis and protein secretion of the nuclear factor kappa-B ligand receptor activator (RANKL) which triggers osteoclastic activity. In vivo injection of prostaglandin E2 increases vascular permeability and chemotactic properties that stimulate osteoclast formation. From the research evidence, it can be concluded that the injection of prostaglandin E2 can affect the acceleration of orthodontic tooth movement.
Kata Kunci : Injeksi, Prostaglandin E2, Percepatan Pergerakan Gigi