Identification of Mouthwash Product in Selangor, Malaysia Based on the Malaysian Standard
BAZILAH, Prof. Dr. drg. Widowati S.,M.S.; Dr. Drg. Dyah Irnawati, M.S.
2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIObat kumur adalah bahan yang digunakan untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Komposisi utama obat kumur terdiri dari bahan aktif, pelarut, surfaktan, bahan perasa dan pewarna. Peningkatan jumlah penduduk di Malaysia telah menciptakan peningkatan kesadaran terhadap kesehatan mulut mereka, sehingga terjadinya peningkatan penjualan dan variasi obat kumur di pasar. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari komponen dari beberapa merek obat kumur di Malaysia dan memastikan komponen tersebut mengikuti standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Objek penelitian adalah obat kumur yang dijual bebas di Hypermarker di Selangor, Malaysia. Penelitian ini dilakukan pada sampel obat kumur yang diperoleh dari 9 AEON Hypermarket yang berada di Selangor. Informasi mengenai jenis komposisi bahan aktif, pelarut, surfaktan, bahan perasa dan pewarna diidentifikasi dari informasi yang tertulis pada kemasan obat kumur. Data hasil identifikasi kemudian dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan standar Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek obat kumur yang beredar di Selangor, Malaysia paling banyak menggunakan : Sodium Flouride (53%) sebagai bahan aktif, Aqua (94%) sebagai pelarutnya, Poloxamer 407 (67%) sebagai surfaktannya, Sodium Saccharin (85%) sebagai bahan perasa, dan CI 42053 (29%) sebagai pewarna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah merek obat kumur yang beredar di Selangor Malaysia sebagian besar menggunakan bahan aktif flouride, surfaktan Aqua, Poloxamer 407, bahan perasa sodium sakarin dan pewarna CI 42053. Merek obat kumur yang dipasarkan di Selangor, Malaysia hanya mengikuti antara 2 hingga 9 standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia.
Mouthwash is a liquid product that helps in maintaining a good and healthy oral hygiene. The main composition in mouthwash consists of active ingredients, solvents, surfactants, flavouring agents and colourants. Rapid growth of population in Malaysia has created an increase in awareness thus resulting in increase in sales of mouthwashes brands in the market. This research is conducted to study the components of multiple mouthwash brands in Malaysia and to ensure the components follows the standard released by the Malaysian Ministry of Health. The research object was mouthwash brands that are available in Hypermarkets around Selangor, Malaysia. This research was conducted on mouthwash samples that were obtained from 9 AEON Hypermarkets in Selangor. The information regarding the composition such as type of active ingredients, solvents, surfactants, flavouring agents and colourants were identified from the information written on the mouthwash's packaging. The identification result data were then analysed descriptively and compared to the Malaysian standard. The result of the research showed the mouthwash brands circulating in Selangor, Malaysia mostly used : Sodium Flouride (53%) as an active ingredients, Aqua (94%) as their solvents, Poloxamer 407 (67%) as their surfactants, Sodium Saccharin (85%) as their flavouring agents, and CI 42053 (29%) as their colourants. The conclusion of this research study is the mouthwash brands circulating in Selangor, Malaysia mostly used flouride active ingredients, Aqua, Poloxamer 407 surfactants, sodium saccharin flavouring and CI 42053 colourants. The mouthwash brands in Selangor, Malaysia only follows between 2 to 9 standards of the required Malaysian Standard.
Kata Kunci : Obat kumur, Pelarut, Surfaktan, Bahan Perasa, Pewarna, Standar Malaysia