Laporkan Masalah

Pemetaan Kesesuaian Lahan Industri Besar Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Di Kawasan Industri Sentolo, Kabupaten Kulon Progo

IHSAN NUR ARIF, Karen Slamet Hardjo, S.Si., M.Sc.

2021 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

Kawasan Industri Sentolo merupakan kawasan peruntukan indusri besar yang berada di daerah strategis karena dilewati oleh Jalan Arteri penghubung Kota Yogyakarta dan Kabupaten Purworejo. Pembangunan bandara Yogyakarta International Airport (YIA) juga semakin mendorong perkembangan ekonomi sektor industri di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memetakan kesesuaian lahan industri besar di Kawasan Industri Sentolo dengan batas daerah penelitian yang telah diatur dalam peraturan RTRW Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode overlay atau tumpang susun dengan memberikan harkat dan pembobotan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) pada parameter kemiringan lereng, penggunaan lahan, daya dukung tanah, drainase permukaan, jarak terhadap jalan, jarak terhadap jaringan listrik, jarak terhadap sungai dan jarak terhadap permukiman. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra SPOT-7, data DEM (Digital Elevation Model), peta geologi, data jaringan jalan, dan data jaringan listrik. Hasil dari pemetaan kesesuaian lahan menunjukkan bahwa Kawasan Industri Sentolo memiliki 5 kelas kesesuaian yaitu kelas sangat sesuai (S1) dengan luas 3,93 Km2 atau 11,39% dari wilayah kajian, cukup sesuai (S2) dengan luas 15,69 Km2 atau 45,46% dari wilayah kajian, sesuai marginal (S3) dengan luas 8,86 Km2 atau 25,67% dari wilayah kajian, tidak sesuai saat ini (N1) dengan luas 5,90 Km2 atau 17,09% dari wilayah kajian,dan tidak sesuai permanen (N2) dengan luas 0,13 Km2 atau 0,39% dari wilayah kajian. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Kawasan Industri Sentolo sebagian besar cukup sesuai untuk kawasan industri besar karena didominasi dengan kelas cukup sesuai seluas 15,69 Km2 atau 45,46% dari wilayah kajian.

Sentolo Industrial Area is a large industrial area located in a strategic area because bypassed by Arterial Road connecting Yogyakarta City and Purworejo Regency. This research aims to mapping the large industrial land suitability in Sentolo Industrial Area with the location of the research area that has been regulated in the RTRW regulation of Kulon Progo Regency. The method used in this research is the overlay method by giving scores and using analytical hierarcy process (AHP) for search the weight of the parameters slope, land use, bearing capacity of soils, surface drainage, distance from road, distance from elecricity network, distance from river, and distance from settlement. The data used in this research are SPOT-7 images, DEM (Digital Elevation Model) data, geological maps, road network data, and electricity network data. The result from mapping the large industrial land suitability showed that Sentolo Industrial Area have five suitability classes, namely very suitable (S1) with an area of 3,93 Km2 or 11,39% of area research, moderate suitable (S2) with an area of 15,69 Km2 or 45,46% of area research, marginally suitable (S3) with an area of 8,86 Km2 or 25,67% of area research, not suitable at present (N1) with an area of 5,90 Km2 or 17,09% of area research and not suitable permanent (N2) with an area of 0,13 Km2 or 0,39% of area research. From the result that Sentolo Industrial Area were moderate suitable for i large industrial area because dominated by moderated suitable classes land suitability with an area of 15,69 Km2 or 45,46% of area research.

Kata Kunci : Pemetaan,Kawasan Industri

  1. D3-2021-401457-abstract.pdf  
  2. D3-2021-401457-bibliography.pdf  
  3. D3-2021-401457-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2021-401457-title.pdf