Pengaruh Modal Insani dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran di Indonesia
FUAD ZAINUL DZAKI, Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D.
2021 | Tesis | MAGISTER SAINS ILMU EKONOMIKebijakan pemerintah Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan untuk mengurangi masalah pengangguran terancam gagal. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang terjadi tidak berkualitas dan tidak mencapai target. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh; modal insani dan pengeluaran pemerintah, sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan yang sekaligus untuk mengurangi masalah pengangguran. Metode penelitian ini menggunakan data sekunder modal insani dan pengeluaran pemerintah dari 34 provinsi di Indonesia. Analisis jalur model rekursif berbentuk korelasional digunakan sebagai metode analisis. Hasil penelitian menunjukkan peran pengeluaran pemerintah yang sangat kuat sebagai kunci utama dalam mendorong PDRB sekaligus untuk mengurangi masalah tingkat pengangguran terbuka baik secara langsung maupun tidak langsung. Adanya faktor modal insani dan pengeluaran pemerintah secara bersama-sama akan semakin mendorong PDRB yang tinggi, berkualitas, dan berkelanjutan. Implikasi kebijakannya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berkualitas, dan berkelanjutan harus dibangun dengan meningkatkan dan mengawasi produktivitas pengeluaran pemerintah serta meningkatkan kapasitas modal insani agar lebih berhasil dalam mengurangi masalah pembangunan, khususnya masalah pengangguran.
The Indonesian government's policies in promoting sustainable economic growth to reduce unemployment are in danger of failing. This is because the economic growth that occurs is of poor quality and does not reach the target. The purpose of this study is to explain the effect; human capital and government spending, as the main drivers of quality and sustainable economic growth as well as to reduce the problem of unemployment. This research method uses secondary data on human capital and government spending from 34 provinces in Indonesia. Recursive model path analysis in the form of correlation is used as an analytical method. The results of the study show the very strong role of government spending as the main key in encouraging GDRP as well as to reduce the problem of the open unemployment rate either directly or indirectly. The existence of human capital factors and government spending together will further encourage high, quality, and sustainable GDRP. The policy implication is that high, quality, and sustainable economic growth must be built by increasing and monitoring the productivity of government spending and increasing human capital capacity to be more successful in reducing development problems, especially unemployment problems.
Kata Kunci : modal insani, pengeluaran pemerintah, pertumbuhan ekonomi, PDRB, tingkat pengangguran terbuka.