Laporkan Masalah

Analisis Profil, Nilai Ekonomi Lingkungan Dan Motivasi Pada Pemeliharaan Sapi Potong Di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Piyungan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

IRFAN NUR FATONI, Dr. Ir. Tri Anggraeni Kusumastuti, S.P., M.P., IPM ; Dr. Ir. Siti Andarwati, S.Pt., MP., IPM

2021 | Tesis | MAGISTER ILMU PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerimaan dan biaya, menganalisis pendapatan dengan memperhitungkan biaya lingkungan, serta menganalisis motivasi dan melihat perbedaan tingkat motivasi pada sistem pemeliharaan sapi di TPST Piyungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2019 di Dusun Ngablak, Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Sampel yang diambil sebanyak 70 peternak dari 73 peternak secara purposive yaitu peternak dengan kepemilikan sendiri dan peternak milik sendiri juga sebagai penggaduh. Responden dalam penelitian ini dibedakan berdasarkan jenis pemeliharaaan yaitu pemeliharaan secara ekstensif (umbaran), semi intensif dan intensif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode survei melalui observasi atau pengamatan langsung dan wawancara terstruktur menggunakan alat kuisioner. Analisis pendapatan dilakukan secara deskriptif, dan pengukuran motivasi dilakukan dengan menggunakan teknik skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemeliharaan ekstensif menghasilkan pendapatan tertinggi sebesar Rp 15.164.336/peternak/tahun. pemeliharaan sistem semi intensif sebesar Rp 13.789.389/peternak/tahun dan pemeliharaan sistem intensif sebesar Rp 11.238.500. Tingkat motivasi ekonomi pada sistem pemeliharaan ekstensif masuk dalam kategori tinggi. Pada tingkat motivasi lingkungan masuk kategori tinggi dan pada motivasi sosial masuk kategori sedang. Pada tingkat motivasi ekonomi terdapat Perbedaan yang nyata (signifikan) antara ketiga sistem pemeliharaan.

This study aims to identify revenues and costs, analyze income by taking into account environmental costs, and analyze motivation and see differences in motivation levels in the cattle rearing system at TPST Piyungan. This research was conducted from September to December 2019 in Ngablak Hamlet, Sitimulyo Village, Piyungan District, Bantul, Yogyakarta. Samples were taken as many as 70 breeders from 73 breeders purposively, namely breeders with their own ownership and breeders who belong to themselves as well as bullies. Respondents in this study were differentiated based on the type of maintenance, namely extensive maintenance (umbaran), semi-intensive and intensive. The data collection method was carried out by survey method through direct observation or observation and structured interviews using a questionnaire. Income analysis was carried out descriptively, and motivation measurement was carried out using the Likert scale technique. The results showed that the extensive maintenance system produced the highest income of IDR 15,164,336 / farmer / year. semi-intensive system maintenance Rp. 13,789,389 / farmer / year and Rp. 11,238,500 intensive system maintenance. The level of economic motivation in the extensive maintenance system is in the high category. At the level of environmental motivation it is in the high category and at the social motivation it is in the medium category. At the level of economic motivation there are significant differences between the three maintenance systems.

Kata Kunci : Motivasi, Tempat Pembuangan Sampah Piyungan, Umbaran, Semi intensif, Intensif

  1. S2-2021-422325-abstract.pdf  
  2. S2-2021-422325-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-422325-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-422325-title.pdf