Laporkan Masalah

STRATEGI PENERJEMAHAN UNGKAPAN TABU DAN KESEPADANAN PRAGMATIK DALAM FILM THE WOLF OF WALL STREET

NIZAR IBNUS, Dr. Adi Sutrisno, M.A.

2021 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIK

Penerjemahan ungkapan tabu dalam sebuah film bukan hanya ditujukan untuk mentransfer makna namun juga emosi dari teks sumber ke teks sasaran. Strategi penerjemahan dalam hal ini menjadi penting dalam menentukan bukan hanya kesepadanan makna namun juga kesepadanan pragmatik dari ungkapan tabu yang diterjemahkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk, jenis dan fungsi ungkapan tabu; strategi penerjemahan ungkapan tabu; dan implikasi strategi penerjemahan ungkapan tabu terhadap kesepadanan pragmatik dalam film The Wolf of Wall Street. Data penelitian dikumpulkan melalui tahapan: menonton film The Wolf of Wall Street, mentranskripsi ungkapan tabu pada subtitle bahasa sumber, dan mentranskripsi terjemahan ungkapan tabu pada subtitle bahasa sasaran. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dengan tahapan: mengidentifikasi bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan tabu; mengidentifikasi strategi penerjemahan ungkapan tabu; dan mengaitkan strategi penerjemahan dengan fungsi pragmatik ungkapan tabu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film The Wolf of Wall Street mengandung 795 ungkapan tabu yang memiliki fungsi pragmatik abusive, catharsis, dan social. Lebih dari setengah ungkapan tabu yang ditemukan telah diterjemahkan menggunakan strategi censorship (58,6%), diikuti oleh strategi lainnya seperti euphemism (22,8%) dan taboo for taboo (17,7%), sedangkan sebagian kecilnya diterjemahkan menggunakan strategi substitution (0,6%), dan loan word (0,3%). Strategi penerjemahan tersebut memberikan dampak beragam terhadap fungsi pragmatik ungkapan tabu. Strategi euphemism dan substitution memperlemah, bahkan strategi censorship menghilangkan fungsi pragmatik ungkapan tabu. Sedangkan strategi yang dapat mempertahankan fungsi pragmatik ungkapan tabu yaitu taboo for taboo dan loan word.

Translation of taboo expressions in a film is not only to transfer meaning but also emotions from the source text to the target text. The translation strategy in this case becomes important in determining not only the meaning equivalence but also the pragmatic equivalence of the taboo expressions. Therefore, this study aims to investigate the forms, types and functions of taboo expressions; the translation strategies of taboo expressions; and the implications of the translation strategies of taboo expressions on pragmatic equivalence in The Wolf of Wall Street movie. The research data were collected by the following stages: watching The Wolf of Wall Street movie, transcribing taboo expressions of the source language subtitles, and transcribing the translation of taboo expressions in the target language subtitles. The data were then analyzed in stages: identifying the forms, types, and functions of taboo expressions; identifying translation strategies of taboo expressions; and linking the translation strategies with the pragmatic function of taboo expressions. The findings show that The Wolf of Wall Street movie contains 795 taboo expressions which serve several pragmatic functions, namely abusive, catharsis, and social. More than half of taboo expressions translated using censorship strategy (58.6%), followed by other strategies such as euphemism (22.8%) and taboo for taboo (17.7%), while a small proportion used substitution strategy (0.6%), and loan word (0.3%). These translation strategies have various impacts on the pragmatic function of taboo expressions. Euphemism and substitution strategies weaken, even the censorship strategy eliminates the pragmatic function of taboo expressions. Meanwhile, strategies that can maintain the pragmatic function of taboo expressions are taboo for taboo and loan word.

Kata Kunci : strategi penerjemahan, ungkapan tabu, kesepadanan pragmatik, the wolf of wall street

  1. S2-2021-419273-abstract.pdf  
  2. S2-2021-419273-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-419273-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-419273-title.pdf