Laporkan Masalah

AKIBAT HUKUM TERHADAP PEMALSUAN TANDA TANGAN DALAM COVERNOTE OLEH PEGAWAI NOTARIS X DI KABUPATEN PURWOREJO

HAPPY PERMATA Y, Dr. Ninik Darmini, S.H., M.Hum.

2021 | Tesis | MAGISTER KENOTARIATAN

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum terhadap pemalsuan tanda tangan dalam covernote oleh pegawai Notaris X di Kabupaten Purworejo terhadap keabsahan akta tanah dan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum bagi kreditur (BMT Binamas Purworejo) terhadap keabsahan akta tanah dengan adanya pemalsuan tanda tangan dalam covernote yang dilakukan oleh pegawai notaris. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian hukum normatif empiris. Cara memperoleh data dengan penelitian lapangan guna memperoleh data primer yang dilakukan dengan wawancara terhadap responden dan penelitian kepustakaan guna memperoleh data sekunder. Kedua data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mendapatkan penjelasan mengenai dampak pemalsuan tanda tangan dalam covernote oleh pegawai notaris terhadap keabsahan akta tanah dan bentuk perlindungan hukum bagi kreditur. Covernote yang dibuat oleh notaris dan di dalamnya terdapat tanda tangan palsu mengakibatkan covernote cacat dan lemah, akan tetapi tidak berpengaruh pada keabsahan akta yang dibuat oleh Notaris X. Covernote yang lemah tersebut hanya mengakibatkan perjanjian antara debitur dan kreditur tidak sah, yang kemudian perjanjian tersebut dapat dibatalkan karena tidak memenuhi syarat subjektif berupa kesepakatan para pihak dalam perjanjian sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Pemalsuan tanda tangan tersebut dapat menimbulkan kerugian materiil dan kerugian immateriil bagi BMT Binamas. Atas kerugian yang dialami pihak BMT Binamas, maka hukum memberikan perlindungan berupa perlindungan hukum represif.

The purpose of this study was to determine and analyze the legal consequences of forgery of signatures in covernote by Notary X employees in Purworejo Regency on the validity of land deeds and to determine the form of legal protection for creditors (BMT Binamas Purworejo) against the validity of land deeds with forgery of signatures in covernote made by a notary employee. The research used is empirical normative legal research. How to obtain data by field research to obtain primary data conducted by interviewing respondents and library research to obtain secondary data. Both data were analyzed descriptively qualitatively to obtain an explanation of the impact of forgery of signatures in covernote by notary employees on the validity of land deeds and forms of legal protection for creditors. A covernote is made by a notary and in it, there is a fake signature resulting in a defective and weak covernote, but it does not affect the validity of the deed made by Notary X. The weak covernote only results in an invalid agreement between the debtor and creditor, which then the agreement can be canceled because it does not meet the conditions in the form of an agreement of the parties in the agreement in accordance with the provisions contained in Article 1320 of the Civil Code. Forgery of the signature can cause material and immaterial losses to BMT Binamas. For the losses suffered by BMT Binamas, the law protects the form of repressive legal protection.

Kata Kunci : Covernote, Akibat Hukum, Perlindungan Hukum

  1. S2-2021-448257-abstract.pdf  
  2. S2-2021-448257-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-448257-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-448257-title.pdf