Kategori, Makna, dan Fungsi Piranti Pembentengan dalam Artikel Ilmiah Berbahasa Indonesia
HANUNG TRIYOKO, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A.; Prof. Dr. Praptomo Baryadi, I., M.Hum
2021 | Disertasi | DOKTOR ILMU-ILMU HUMANIORAPembentengan adalah tindakan penulis ilmiah dalam menjaga kelancaran komunikasi ilmiah. Makalah ini menjawab tiga rumusan masalah yakni bagaimana kategori kata piranti pembentengan dalam artikel ilmiah berbahasa Indonesia?, bagaimana makna piranti pembentengan dalam artikel ilmiah berbahasa Indonesia?, dan bagaimana fungsi piranti pembentengan dalam artikel ilmiah berbahasa Indonesia?. Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya uraian praktik kepenulisan ilmiah di Indonesia untuk pengembangan ketrampilan menulis ilmiah secara umum. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data berupa kalimat-kalimat yang mengandung pembentengan dari beragam jurnal ilmiah melalui metode simak teknik catat yang kemudian dianalisa secara semantik, sintaksis, serta pragmatis. Pengungkap pembentengan berkategori adverbia paling umum digunakan dalam artikel berbahasa Indonesia. Pemaknaan pembentengan tidak selalu dapat ditentukan oleh makna leksikal kata-kata perwujudannya karena masing-masing pembentengan harus dilihat penggunaannya dalam kalimat. Masyarakat ilmiah Indonesia memiliki kesepakatan tersendiri dalam penyusunan ilmu pengetahuan melalui artikel ilmiah.
Hedging and boosting or pembentengan in Bahasa Indonesia is the act of scientific writers in maintaining the smoothness of scientific communication. This dissertation answers three problem formulations, namely how is the categorization of hedges and boosters in Indonesian-language scientific articles?, How is meaning conveyed through hedges and boosters in Indonesian-language scientific articles?, and how do hedges and boosters in Indonesian-language scientific articles work?. This study aims to enrich the description of scientific writing practices in Indonesia for the development of scientific writing skills in general. The research used descriptive qualitative method. The data is in the form of sentences containing fortifications from various scientific journals through the note-taking method, which is then analyzed semantically, syntactically, and pragmatically. Fortification disclosures in the adverb category are the most commonly used in Indonesian articles. The meaning of fortification cannot always be determined by the lexical meaning of its embodiment words because each fortification must be seen in its use in sentences. The Indonesian scientific community has its own agreement in the construction of knowledge through scientific articles.
Kata Kunci : Piranti Pembentengan, Hedges and Boosters, Artikel Ilmiah, Scientific Articles