EFEKTIVITAS BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PANGGUNGHARJO, SEWON, BANTUL
ALIFIA NURAINI P, Drs. Suparjan, M.Si.
2021 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAANBadan Usaha Milik Desa merupakan lembaga ekonomi desa yang dikelola oleh masyarakat desa sepenuhnya sebagai salah satu upaya pemerintah untuk melakukan pembangunan di desa. Hingga saat ini jumlah Badan Usaha Milik Desa yang terbentuk terus meningkat pada setiap tahunnya. Hal ini berbanding terbalik dengan perkembangan Badan Usaha Milik Desa yang ada. Perkembangan Badan Usaha Milik Desa yang ada justru mengalami perlambatan dibandingkan dengan pembentukannya yang justru mengalami percepatan. Hal tersebut menunjukan adanya keyakinan atau alasan tertentu yang membuat pemerintah mempertahankan penerapan kebijakan terkait Badan Usaha Milik Desa. Oleh karena itu, penelitian ini mengambil objek Badan Usaha Milik Desa yang dapat dikatakan berhasil bertahan dan berkembang. Hal ini bertujuan untuk menunjukan keefektifan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila BUMDes tersebut benar-benar dapat bertahan dan berkembang. Salah satu Badan Usaha Milik Desa yang dapat dikatakan berhasil atau efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena dapat bertahan dan berkembang adalah BUMDes Panggung Lestari miliki Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah dengan teori organisasi Stephen P. Robins. Teori Organisasi memiliki tema utama dan konsep yaitu efektivitas organisasi. Efektivitas didefinisikan sebagai sejauh mana sebuah organisasi mewujudkan tujuan-tujuannya. Tujuan yang dimaksud dalam definisi efektivitas organisasi tersebut adalah kelangsungan hidup sebagai kondisi penting bagi keberhasilan sebuah organisasi Kelangsungan hidup diartikan sebagai kriteria yang mengasumsikan kemampuan organisasi. Oleh karena itu, untuk menilai efektivitas Badan Usaha Milik Desa Panggung Lestari dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari keberhasilan BUMDes Panggung Lestari mencapai tujuan dan menjalin hubungan baik secara internal maupun eksternal. Penelitian berjenis kualitatif deskriptif ini berupaya untuk menjawab pertanyaan pada fokus pembahasan penelitian yang mengarah pada bagaimana gambaran efektivitas Badan Usaha Milik Desa Panggungharjo sebagai lembaga ekonomi (organisasi) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi serta studi pustaka kemudian obyektivitas data diperoleh dengan teknik triangulasi. Adapun hasil penelitian diperoleh bahwa efektivitas Badan Usaha Milik Desa Panggung Lestari dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari keberhasilan BUMDes Panggung Lestari dalam mencapai tujuan, menjalin hubungan baik secara internal maupun eksternal dan dampak adanya BUMDes terhadap kesejahteraan masyarakat. BUMDes Panggung Lestari dapat dikatakan berhasil menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat marginal di Panggungharjo. BUMDes Panggung Lestari juga tidak hanya mampu mengurangi pengangguran di Desa Panggungharjo namun juga masyarakat di luar Desa Panggungharjo Selain itu, BUMDes Panggung Lestari juga telah mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan kesejahteraan karyawan adalah melalui pengembangan kapasitas dan penyediaan fasilitas kerja serta melakukan kegiatan sosial sebagai bentuk program Corporate Social Responsibility BUMDes.
Village-owned enterprises are village economic institutions that are fully managed by the village community as one of the government's efforts to carry out development in the village. Until now, the number of Village-Owned Enterprises that has been formed continues to increase every year. This is inversely proportional to the development of existing Village-Owned Enterprises. The development of existing Village-Owned Enterprises is actually experiencing a slowdown compared to its formation, which is actually experiencing an acceleration. This shows a certain belief or reason that makes the government maintain the implementation of policies related to Village-Owned Enterprises. Therefore, this study takes the object of Village-Owned Enterprises which can be said to have succeeded in surviving and developing. This aims to show the effectiveness of Village-Owned Enterprises in improving the welfare of the community if the BUMDes can truly survive and develop. One of the Village-Owned Enterprises that can be said to be successful or effective in improving the welfare of the community because it can survive and thrive is BUMDes Panggung Lestari, owned by Panggungharjo Village, Sewon, Bantul. The theoretical perspective used in analyzing this research is the organizational theory of Stephen P. Robins. Organizational theory has a main theme and concept, namely organizational effectiveness. Effectiveness is defined as the extent to which an organization achieves its goals. The purpose referred to in the definition of organizational effectiveness is survival as an essential condition for the success of an organization. Survival is defined as a criterion that assumes organizational capabilities. Therefore, to assess the effectiveness of the Panggung Lestari Village Owned Enterprise in improving community welfare, it can be seen from the success of BUMDes Panggung Lestari in achieving its goals and establishing relationships both internally and externally. This descriptive qualitative research seeks to answer questions on the focus of research discussion that leads to how to describe the effectiveness of Panggungharjo Village-Owned Enterprises as an economic institution (organization) in improving community welfare. Data collection methods used were observation, interviews, documentation and literature study. Then the objectivity of the data is obtained by triangulation techniques. The results of the research show that the effectiveness of Panggung Lestari Village-Owned Enterprises in improving community welfare can be seen from the success of BUMDes Panggung Lestari in achieving goals, building relationships both internally and externally and the impact of BUMDes on community welfare. BUMDes Panggung Lestari can be said to have succeeded in providing employment for marginalized communities in Panggungharjo. BUMDes Panggung Lestari is also not only able to reduce unemployment in Panggungharjo Village but also people outside Panggungharjo Village. In addition, BUMDes Panggung Lestari has also been able to increase Village Original Income and employee welfare through capacity building and provision of work facilities and carrying out social activities as a form of program. BUMDes Corporate Social Responsibility.
Kata Kunci : badan usaha milik desa, efektivitas, kesejahteraan, masyarakat desa