Laporkan Masalah

Komposisi Dewan, Kecakapan Manajerial, dan Kinerja Laporan Keberlanjutan Perusahaan di Indonesia

ATIKA NURFAUZIA, Singgih Wijayana, M.Si., Ph.D.

2021 | Tesis | MAGISTER SAINS AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah perusahaan yang memiliki komposisi dewan yang baik dan kecakapan manajerial yang tinggi memiliki kinerja keberlanjutan yang lebih baik. Penelitian yang berkaitan dengan komposisi dewan dan kinerja keberlanjutan dalam studi Internasional cenderung dilakukan di negara maju. Selain itu penelitian terdahulu belum ada yang mengeksplorasi lebih jauh hubungan antara kecakapan manajerial dan kinerja keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2019. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari database Thomson Reuters. Pengukuran kinerja keberlanjutan menggunakan skor Environmental, Social, and Governance (ESG). Indikator ESG tidak hanya indikator utama untuk kinerja non keuangan perusahaan tetapi juga digunakan untuk menilai kompetensi manajemen perusahaan dalam hal manajemen risiko. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa persentase komisaris wanita yang lebih tinggi dapat meningkatkan kinerja keberlanjutan. Hal ini terlihat dari meningkatnya skor ESG perusahaan setiap tahunnya. Selain itu, manajer yang lebih cakap dapat menyelaraskan sumber daya dengan baik di lingkungan perusahaan beroperasi. Kecakapan manajerial dapat meningkatkan upaya untuk mengungkapkan secara sukarela guna melegitimasi keberadaan dan meningkatkan reputasi perusahaan. Perusahaan di Indonesia setidaknya melibatkan wanita dalam jajaran komisaris karena mampu meningkatkan proses pengambilan keputusan. Di sisi lain wanita cenderung lebih menggunakan penalaran sosial dibandingkan pria. Kedepannya perusahaan perlu mempertimbangkan manajer yang mampu mengelola aset perusahaan secara efisien.

This study aims to examine whether companies with good board composition and high managerial ability have a better level of sustainability performance. Research related to board composition and sustainability performance in international studies tends to be conducted in developed countries. In addition, previous research has not yet explored further relationship between managerial ability and sustainability performance. This study uses a sample of non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2014-2019. The data in this study used secondary data obtained from the Thomson Reuters database. The measurement of sustainability performance uses the Environmental, Social, and Governance (ESG) score. The ESG indicators are not only the main indicators for the company's non-financial performance but also used to assess the competence of company's management in terms of risk management. The results of this study provide evidence that a higher percentage of female commissioners can improve sustainability performance. It can be seen from the increase in the company's ESG score every year. In addition, more proficient managers can align resources in the environment in which they operate. Managerial ability can increase efforts to disclose voluntarily to legitimize the existence and enhance the company's reputation. Companies in Indonesia at least involve women in the board of commissioners because they can improve the decision-making process. On the other hand, women tend to use social reasoning more often than men. In the future, companies need to consider the managers who can manage company assets efficiently.

Kata Kunci : Board Composition, Managerial Ability, and Performance of Corporate Sustainability Reports in Indonesia

  1. S2-2021-432884-abstract.pdf  
  2. S2-2021-432884-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-432884-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-432884-title.pdf