Study Center dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku di Yogyakarta
RACHMA PRABANDARI FAUZI, Dr. Ing. Ir. Eugenius Pradipto
2021 | Skripsi | S1 ARSITEKTURSeiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, terutama teknologi digital dan informasi, gaya hidup masyarakat pun ikut berkembang dengan dinamis. Khususnya gaya hidup generasi muda dalam segala aspek kehidupannya. Salah satunya adalah cara belajar. Berdiskusi secara berkelompok dan berbagi tugas adalah cara yang paling sering dilakukan karena dapat mengoptimalkan waktu dan energi yg digunakan. Maka dari itu, ruang yang nyaman untuk aktifitas belajar tidak formal yang sesuai dengan selera generasi muda dan dilengkapi sarana infomasi digital menjadi sangat dicari.. Saat ini, cafe menjadi pilihan sekalipun tempat ini belum ideal. Hal ini dikarenakan kegiatan belajar bercampur dengan aktifitas pengunjung umum lainnya. Selain itu, pengunjung diharuskan belanja makanan atau minuman untuk bisa duduk berkelompok belajar. Karya tulis ini memberikan gagasan dengan solusi yang lebih ideal yakni membangun sebuah wadah aktifisas belajar dan diskusi, berupa sebuah Student Center. Melihat tingginya minat dan kebutuhan terhadap tempat ini, maka sebagai proyek yang harus layak jual, konsep fasilitas secara garis besar akan terbagi menjadi: Area komersiil yang akan disewakan kepada umum berupa auditorium dan ruang ruang rapat, serta area belajar yang terdiri dari Ruang Komunal dan ruang-ruang bilik beajar. Masing-masing ruang didesain dengan merespon karakteristik anak muda sehingga pemuda - pemudi yang berkunjung merasa nyaman dan semangat belajar.
Along with the rapid advancement of technology, especially digital and information technology, people's lifestyles are also developing dynamically. Especially the young generation's lifestyle in all aspects of life. One of them is a way of learning. Group discussions and sharing of tasks are the most important parts of learning nowadays because they optimize the time and energy. For that, an informal discussion venue that suits the tastes of the younger generation and equipped with digital information facilities are highly sought after. Currently, the cafe is the choice even though this place is not yet ideal. This is because learning activities are mixed with other general visitor activities. In addition, visitors are required to shop for food or drinks to be able to sit in study groups. This paper provides an idea with a more ideal solution, namely to build a space for learning and discussion, in the form of a Student Center. Seeing the high interest and need for this place, as a project that must be worth selling, the concept of the facility will be broadly divided into: Commercial areas that will be leased to the public in the form of an auditorium and meeting rooms, as well as a study area consisting of communal rooms and learning cubicle. Each room is designed to respond to the characteristics of young people so that the youth would feel comfortable and more eager to learn.
Kata Kunci : belajar, pelajar, ruang belajar, karakteristik pemuda, Arsitektur Perilaku