EFISIENSI PROTEIN DAN ENERGI AYAM BROILER YANG MENDAPATKAN PAKAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BIJI BUAH ATUNG (Parinarium glaberrimum Hassk.)
VIVING EVRICA INDRIYANTI, Ir. Nanung Danar Dono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.; Bambang Ariyadi, drh., M.P., Ph.D.
2021 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung biji buah atung (Parinarium glaberrimum Hassk.; TBBA) dalam pakan terhadap konsumsi pakan, efisiensi pakan, konsumsi protein, efisiensi protein, konsumsi energi, dan efisiensi energi ayam broiler. Penelitian dilakukan menggunakan 168 anak ayam umur sehari strain New Lohmann MB-202 unsexed yang dipelihara selama 35 hari. Seluruh ayam dibagi menjadi 6 perlakuan dengan 4 replikasi yang mendapatkan pakan berbeda, setiap replikasi terdiri dari 7 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan meliputi: ransum basal tanpa penambahan aditif (R0; kontrol negatif), ransum basal + Tetrasiklin 50 g/kg (R1; kontrol positif), ransum basal + 0,5% TBBA (R2), ransum basal + 1,0% TBBA (R3), ransum basal + 2,0% TBBA (R4), atau ransum basal + 4,0% TBBA (R5). Data variabel yang diamati meliputi: konsumsi pakan, efisiensi pakan, konsumsi protein, efisiensi protein, konsumsi energi dan efisisensi energi. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan rancangan acak lengkap pola searah berbasis nilai P<0,05. Data dengan perbedaan yang nyata diuji lanjut menggunakan Duncan�s new multiple range test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan tepung biji buah atung dalam pakan dengan level pemberian 0,5% sampai 1% meningkatkan (P<0,05) konsumsi pakan, konsumsi protein, konsumsi energi ayam broiler. Penambahan tepung biji buah atung dengan level 0,5% meningkatkan rasio penggunaan energi ayam broiler (P<0,01). Dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung biji buah atung dalam pakan meningkatkan konsumsi dan tingkat efisiensi energi pakan ayam broiler.
This study was aimed to determine the effects of dietary atung (Parinarium glaberrimum Hassk.) fruit seed meal (AFSM) supplementations on proteinand energy efficiencies in broiler chickens. The study was conducted using 168 male day old New Lohmann MB-202 unsexed chicks that were reared for 35 days. All chickens were divided into 6 treatments, 4 replications, and 7 birds in each replicate pen. Each bird in this study received the basal diet with one of the following treatment: basal diet without any addition (R0; negative control), basal diet + 50g/kg Tetracycline (R1; positive control), basal diet + 0.5% AFSM (R2), basal diet + 1.0 % AFSM (R3), basal diet + 2.0% AFSM (R4), or basal diet + 4.0% AFSM (R5). The variable data observed included: feed consumption, feed efficiency, protein consumption, protein efficiency, energy consumption and energy efficiency. The data obtained were analyzed statistically using a completely randomized design with a one-way pattern based on the value of P<0.05. Data with significant differences were further tested using Duncan's new multiple range test. Results of statistical analysis showed that supplementations of 0.5-1.0% atung fruit seed meal increased (P<0.05) feed consumption, protein consumption, and energy consumption of broiler chickens. Supplementation of 0.5% atung fruit seed meal increased energy efficiency ratio of broiler chickens (P<0.01). It can be concluded that dietary supplementation of atung fruit seed meal beneficially increased protein and energy consumption and efficiency in broiler chickens.
Kata Kunci : Ayam broiler, Efisiensi pakan, Efisiensi protein dan energi, Konsumsi pakan, Tepung biji buah atung