Pola Perkembangan Motivasi Prososial pada Remaja dan Dewasa Awal
NURIZA PRIMACITTA, Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., Psikolog
2021 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPerilaku prososial adalah perilaku yang dilakukan untuk memberikan keuntungan bagi orang lain. Terdapat motif atau latar belakang ketika seseorang melakukan perilaku prososial, disebut motivasi prososial yang terdiri dari enam domain motivasi yaitu altruism, public, emotional, dire, compliant, anonymous. Penelitian ini bertujuan untuk melihat profil motivasi dalam keenam domainnya pada remaja awal hingga dewasa awal. Partisipan adalah siswa SMP dan SMA (N=202, L = 96, P = 106), serta mahasiswa (N=115, L = 27, P = 88) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Prosocial Tendencies Measure � Revised (PTM-R) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan dianalisis dengan metode two-way mixed ANOVA. Hasil analisis mixed ANOVA menunjukkan bahwa domain anonymous menempati posisi tertinggi dan domain public menempati posisi terendah pada ketiga tahap perkembangan. Domain motivasi altruistic pada remaja awal memiliki skor yang cenderung rendah dan berada pada peringkat bawah, sedangkan pada remaja akhir dan dewasa awal skornya cenderung tinggi dan berada pada peringkat atas.
Prosocial behavior is any action to benefit others. There are backgrounds or reasons when an individual performs prosocial behaviors, which are called prosocial motives. Prosocial motives consist of six domains, namely altruism, public, emotional, dire, compliant, and anonymous. This research aims to profile prosocial motives across three developmental stages from early adolescence to early adulthood. Participants were Junior High School and Senior High School students (N=202, M= 96, F=106) as well as college students (N=115, M=27, F=88) in Yogyakarta province. Data was gathered using the Prosocial Tendencies Measure � Revised Scale adopted into Bahasa Indonesia. Data analysis was performed using two-way mixed ANOVA. The result shows that anonymous was the most prominent domain while public was the least prominent domain in all developmental stages. Altruistic motive tends to be low in early adolescence but higher late and early adulthood.
Kata Kunci : dewasa awal, motivasi prososial, perilaku prososial, remaja