TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELANGGARAN PERSETUJUAN CUSTOMER DALAM PERJANJIAN PEMBELIAN TIKET MASUK TAMAN REKREASI (STUDI KASUS DI ANCOL TAMAN IMPIAN)
MUHAMMAD ACHDI ARIKAPUTRA, Dr. Ninik Darmini, S.H., M.Hum.
2021 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum dari perjanjian baku pembelian tiket masuk taman Rekreasi di Ancol Taman Impian. Kekuatan hukum dalam hal ini dikaitkan dengan terpenuhi atau tidaknya syarat sahnya perjanjian dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai perjanjian baku serta perjanjian jual beli secara daring. Penelitian ini juga ditujukan untuk menganalisis perlindungan hukum yang dimiliki oleh pelaku usaha apabila terdapat pelanggaran ketentuan perjanjian pembelian yang dilakukan oleh konsumen dalam perjanjian baku pembelian tiket masuk taman rekreasi di Ancol Taman Impian. Pendekatan permasalahan yang Penulis gunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode yuridis empiris. Metode penelitian hukum empiris atau metode penelitian yuridis empiris merupakan metode penelitian hukum yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataan di masyarakat untuk mengidentifikasi masalah yang pada akhirnya menuju pada penyelesaian masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa perjanjian baku pembelian tiket masuk taman rekreasi di Ancol Taman Impian yang dilampirkan dalam laman pembelian tiket telah memenuhi syarat sahnya perjanjian dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku terkait perjanjian baku dan perjanjian jual beli online. Selama pelaku usaha dalam perumusan ketentuan pembelian tiket masuk menaati dan memenuhi seluruh ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan peraturan perundang-undangan lain yang mengatur tentang transaksi elektronik dan pelaksanaan kegiatan pada masa pandemi COVID-19 maka pelaku usaha terlindungi atas klaim yang diajukan oleh konsumen karena kelalaiannya sendiri.
This research aims to analyze legal force of standard contract in purchase of recreational park ticket at Ancol Taman Impian. Legal force discussed in this research is linked to the fulfillment of validty of contract requirements and compliance on law related to standard contract and online purchase agreement. This research also aims to analyze business subject's legal protection if there is any payment agreement violation done by consumers in the standard agreement of ticket procurement of Ancol Taman Impian. The approach used by the writers of the research is juridical empirical methods. Empirical legal methods or juridical empirical methods is a methods of legal research that studies about the applied rule of law and the occurrences in the real life to identify problems which lead to problem conclusion. The result of the research show that standard agreement of ticket procurement of recreational park at Ancol Taman Impian which attached in the ticket procurement page has fulfilled applied requirement legitimate and law regulations linked to standard agreement and online purchase agreement. As long as business subject, in formulation of the terms and conditions of ticket procurement, obey and fulfilled all terms and conditions stated in Indonesian Civil Code, Law No. 8 of 1999 about Consumer Protection, and Law No. 11 of 2008 about Electronic Information and Transaction and another electronic transaction law regulation and regulation that regulate activities of society during pandemic COVID-19 then business object is legally protected from claim of charge filed by consumers for consumers own negligence.
Kata Kunci : Perlindungan hukum, perjanjian baku, perjanjian jual-beli, legal protection, standard agreement, buying-selling agreement.