STUDI DISTRIBUSI GLIKOKONJUGAT N-ASETILGLUKOSAMIN (GlcNAc) DAN ASAM SIALAT (NeuNAc) PADA LAMBUNG GARANGAN (Herpestes javanicus) DENGAN METODE PEWARNAAN LEKTIN HISTOKIMIA MENGGUNAKAN Wheat Germ Agglutinin (WGA)
E MADYA CANDRA RATRI, drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D
2011 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANGarangan (Herpestes javanicus) termasuk ordo karnivora, pemakan serangga, amfibi, reptil, burung, telur burung dan reptil, semua jenis rodensia, dan ikan. Distribusi glikokonjugat dapat menunjukkan fungsi sel pada lambung. Lektin WGA mampu berikatan spesifik dengan glikokonjugat NAsetilglukosamin (GlcNAc) dan Asam sialat (NeuNAc). Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi glikokonjugat pada lambung garangan menggunakan pewarnaan lektin histokimia jenis WGA. Penelitian ini menggunakan lambung tiga ekor garangan dewasa sebagai sampel. Penelitian terbagi menjadi tiga tahap, dimulai dengan pengambilan lambung garangan sebagai sampel, pemrosesan jaringan meliputi dehidrasi, clearing, embedding, blocking, dan pemotongan, serta pewarnaan lektin WGA yang divisualisasi dengan Diaminobenzidine tetrahidrokloride (DAB). Hasil pewarnaan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan distribusi glikokonjugat NAsetilglukosamin dan asam sialat pada daerah kardiaka lambung terdapat pada sel mukus permukaan, sel mukus leher, sel mukus badan dan sel mukus basal. Distribusi glikokonjugat pada daerah fundika berada pada sel mukus leher, sel mukus badan, dan sel mukus basal. Glikokonjugat pada daerah pilorika terdistribusi pada sel mukus permukaan, sel mukus pada gastric pit, sel mukus leher, sel mukus badan, dan sel mukus basal. Glikokonjugat N-Asetilglukosamin diduga berperan dalam pengaturan interaksi dan permeabilitas membran sedangkan asam sialat diduga berperan sebagai reseptor mikroorganisme dan fungsi pertahanan terhadap mikroorganisme.
Javan Mongooses (Herpestes javanicus) included in order of carnivore that eat insects, amphibians, reptiles, birds, eggs of birds and reptiles, rodents and fish. Distribution of glycoconjugate can indicate function of cells in stomach. WGA has capability to bind with N-acetylglucosamine (GlcNAc) and Sialic Acid (NeuNAc) specifically. The purpose of this study is to know distribution of glycoconjugate in Javan Mongoose stomach by WGA lectin histochemistry. This study used three adult mongooses stomach as samples. The study was divided into three steps, beginning with taking gastric, tissue processing includes dehydration, clearing, embedding, blocking, and tissue sectioning, and WGA lectin histochemistry staining that visualized with Diaminobenzidine tetrahidrokloride (DAB). Results were analyzed descriptively. The results showed N-Acetylglucosamine and sialic acid in cardiac area distributed on surface mucous cells, neck mucous cells, body mucous cells, and basal mucous cells. Distribution of glycoconjugate in fundic area located on the neck mucous cells, body mucous cells, and basal mucous cells. Glycoconjugate in pyloric area distributed on surface mucous cells, gastric pit mucous cells, neck mucous cells, body mucous cells, and basal mucous cells. N-Acetylglucosamine may has role in interaction regulation and permeability of cell membrane, while sialic acid may has role to trap microorganisms and defense functions.
Kata Kunci : Garangan, Lambung, WGA, GlcNAc, dan NeuNAc